LABUAHSILANG, METRO–Puluhan Personil Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Denzipur 2/PS turun ke UP3 Payakumbuh dan ULP Payakumbuh (PLN Payakumbuh) di Kelurahan Tiakar Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh setelah menerima laporsn dari pihak PLN terkait informasi adanya Bahan Peledak yang diduga diletakkan orang tak dikenal disalah satu ruangan kantor milik Negara itu.
Mendapat informasi tersebut, Tim Jihandak turun ke lokasi menggunakan satu unit mobil Jihandak lengkap dengan personil, setelah mengamankan lokasi dengan garis Polisi, Tim yang terdiri dari belasan orang anggota TNI itu langsung melakukan pemeriksaan terhadap karyawan menggunakan metal detektor, termasuk di seluruh halaman kantor PLN.
Dibagian lain, tim Jihandak yang telah mempersiapkan diri menggunakan alat pelindung dan alat bersiap memasuki gedung untuk mencari/mendeteksi bahan peledak yang diinformasikan. Sekitar 15 menit mencari, Tim Jihandak menemukan kotak kecil dibalik meja yang diduga bahan peledak.
Menggunakan selimut Bom, kotak hitam yang diduga bahan peledak itu diamankan keluar gedung. Diluar gedung, Robot membawa kotak hitam diduga bahan peledak ke bagian belakang kantor PLN untuk diledakkan. Suasana pengamanan bahan peledak itu membuat sejumlah pegawai PLN tegang, termasuk pengendara yang melintas didepan kantor PLN.
“Memang kita tadi mengamankan bahan peledak di dalam gedung PLN setelah mendapatkan informasi, kemudian Tim turun dan bahan peledak berhasil ditemukan, kita bawa ke bagian belakang gedung untuk diledakkan,” jelas Dandenzipur 2/PS Mayor. CZI. Alex Yudianto melalui Komandan Kompi Bantuan, Lettu. CZI. Yulhapdi didampingi pjs. Kasiop, Ledda. CZI.Kabul D.A Jumat (25/3) kepada wartawan.
Ledda. CZI. Kabul juga menambahkan, adanya bahan peledak tersebut diketahui oleh pihak PLN yang melihat ketika seorang tak dikenal membawa paket yang mencurigakan, setelah itu pihak PLN menghubungi pihak Denzipur. Dan setelah mendapat izin dari pimpinan Tim dengan jumlah lebih kurang 50 orang langsung bergerak dengan beralatan lengkap untuk menjinakkan bahan peledak.
“Satu jam kita melakukan proses dalam menjinakkan bahan peledak ini. Dan memang tergantung tempatnya, kalau di lantai Dua tentu lebih agak lama,” ungkapnya usai berhasil mengevakuasi dan menjinakkan bahan peledak di belakang gedung UP3 PLN Payakumbuh.
Beruntung, kejadian ini hanya kegiatan simulasi yang dilakukan Denzipur 2/PS di unit vital milik negara. Latihan ini memang baru kali ini setelah lama vacum. “Ini latihan rutin kita setiap tahun, dan ini kali pertama dilakukan setelah sekian lama vacum,” ucapnya. (uus)






