DHARMASRAYA, METRO–Jajaran Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri kembali mengamankan satu orang terduga jaringan teroris di Kecamatan Pulau Punjung, Jumat (25/3) sekira pukul 14.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang dirangkum di lapangan, terdapat beberapa rumah yang didatangi sejumlah aparat berseragam lengkap diantaranya Rumah Sehat (Bekam) Jamalah, Jorong Tabek, Jorong Kubang Panjang, Padang Duri Nagari IV Koto Pulau Punjung dan Nagari Sungai Kambuik.
Kepala Jorong Tabek, Irwanto didamping Ketua Pemuda Jorong Tabek, Ilon membenarkan adanya 1 satu orang warganya berinisial A (38) sekira pukul 14.25 Wib dikediamannya yang juga sebagai tempat pengobatan tradisional.
“Benar ada salah satu warga kami A (38) dibawa oleh pihak kepolisian ke Mapolres, kita tidak tau apa yang terjadi, informasinya A dibawa untuk dimintai keterangan,” ujar Kepala Jorong Tabek, Irwanto didampingi Ketua Pemuda Jorong Tabek, Ilon dan sejumlah warga Tabek.
Pantauan POSMETRO di TKP Jumat,(25/3) terlihat satu warga berinisial A (38) yang diamankan oleh sejumlah aparat kepolisian berseragam lengkap dengan senjata laras panjang.
Berselang beberapa waktu kemudian, pihak kepolisian kembali mendatangi TKP, dan kembali keluar dengan membawa sejumlah barang.
Warga setempat, Jek (40) mengaku terkejut atas adanya informasi diamankannya tetangga mereka yang berinisial A (38). Jek mengaku bahwa keseharian A cukup baik dan ramah dengan masyarakat.
“Orangnya baik, ramah dan rajin beribadah serta bersosial dengan masyarakat,” ungkap Jek.
Jek menambahkan bahwa keseharian A diketahui sebagai Tukang Bekam dan pengobatan Tradisional.
Terpisah, Kapolres Dharmasraya, AKBP Nurhadiansyah saat dikonfirmasi Posmetro Jumat (25/3) membenarkan bahwa pihak nya ada giat bersama Mabes.
“Kita emang ada giat dengan Mabes. Tapi untuk sasaran, kami tidak terlalu paham. Mungkin nanti akan ada release resmi langsung dari Mabes. Bukan kapasitas saya untuk menjelaskan,” pungkasnya. (gus)






