OLAHRAGA

Satpol PP Padang Bekali Personel Beladiri Aikido

0
×

Satpol PP Padang Bekali Personel Beladiri Aikido

Sebarkan artikel ini
LATIHAN-Satpol PP Padang membuka latihan resmi para personelnya dengan olahraga bela diri Aikido.

PADANG,  METRO–Sekretaris Satpol PP Kota Padang Yefri yang didampingi Kepala Bidang (Kabid) Sumberdaya Apa­ratur Syafnion, bersama Kepala Seksi (Kasi) Pelatihan dan Pengembangan Aparatur Yudi Haries mem­buka secara resmi latihan cabang olahraga (Cabor) beladiri Aikido di Mako Satpol PP, Jalan Tan Malaka Kota Padang, Senin (21/3).

Sekretaris Satpol PP Kota Padang, Yefri mengatakan, Olahraga Aikido tersebut akan menjadi o­lah­raga rutin para perso­nel Satpol PP Kota Padang, yang akan di adakan se­tiap hari sekitar pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai dengan dua orang pelatih, Joni Mardianto dan Pinto Akbar.

Dijelaskan Yefri, bagi yang awam pasti akan bertanya tentang Cabang olah­raga beladiri Aikido itu apa? “Aikido itu adalah jenis bela diri tradisional dari Jepang yang sifatnya defensif (bertahan), tidak mengutamakan kekuatan otot, tetapi melatih kelenturan badan serta kecepatan gerak,” ujar Yefri.

Baca Juga  Incar Juara Piala Dunia Antarklub, PSG Ingin Sapu Bersih Semua Gelar

Jadi, Aikido itu lebih ke bertahan daripada me­nyerang dibanding bela diri lainnya. Tapi jangan salah! Aikido itu dapat memanfaatkan counter (umpan balik) yang akan bisa menjatuhkan dan membuat lawan menyerah dalam se­kejap. “Aikido adalah jalan untuk membentuk kesatuan harmoni antara fisik, rohani dan pikiran,” kata Yefri.

Pola dasar gerakan Aikido adalah sirkular. Belajar Aikido adalah belajar tentang keseimbangan, mempelajari gerakan energi lawan, lalu membiarkan e­nergi itu mengalir. Energi penyerang yang mengalir dalam bentuk apapun akan menimbulkan satu titik ke­tidakseimbangan.

Baca Juga  Waktu Mepet, PSSI Cari Negara Lain untuk Uji CobaTimnas

Ketidakseimbangan itu diubah pada satu titik konvergensi. Praktisi Aikido hanya menggunakan ba­dan untuk proses itu, tidak membendungnya. Sema­kin besar energi serangan, semakin besar pula coun­ter (pembalikan) serangan itu akan berbalik pada pe­nyerangnya.

“Jadi, jangan menggangap olahraga Aikido hanya untuk bertahan saja, sekali kita mengcounter dengan benar dan baik musuh bisa jatuh seketika. Tapi tenang saja Aikido itu mengutamakan cinta kasih dan kerukunan. Tidak akan membalas kalau tidak diserang duluan,” jelas. (ade)