PAYAKUMBUH, METRO–Tak sadar yang bertransaksi dengannya ternyata Polisi menyamar,seorang pengedar sabu diringkus Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Payakumbuh di halaman kampus di Jalan Jeruk, Kelurahan Koto Kociak Kubu Tapak Rajo, Kecamatan Payakumbuh Utara, Senin (21/3) sekitar pukul 22.00 WIB.
Pelaku yang diketahui berinisial BP (29) yang juga merupakan warga Kelurahan Koto Kociak Kubu Tapak Rajo ini, tak bisa mengelak saat ditangkap. Pasalnya, petugas memergoki pelaku membawa satu paket sabu siap edar. Setelah itu, pelaku digiring ke Mapolres Payakumbuh untuk menjalani proses hukum.
Kapolres Payakumbuh, AKBP Alex Prawira melalui Kasat Resnarkoba, AKP Desneri mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari penyelidikan terkait maraknya peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Payakumbuh Utara, yang ternyata didalangi oleh pelaku BP.
“Untuk memancing pelaku, kami menggunakan teknik penyamaran sebagai pembeli (undercover buy). Kami menjalin komunikasi dengan pelaku, lalu memesan sabu kepada pelaku. Tergiur, pelaku pun sepakat bertransaksi di halaman kampus tersebut,” kata AKP Desneri, Selasa (22/3).
Ditambahkan AKP Desneri, setelah sepakat bertransaksi, tim langsung bergerak ke lokasi hingga petugas yang menyamar bertemu dengan pelaku. Saat pelaku memperlihatkan sabu yang dipesan, petugas langsung menangkapnya tanpa perlawanan.
“Di lokasi penangkapan, kami menemukan satu paket sabu siap edar. Pelaku pun kami interogasi untuk mengungkap sumber sabu yang dijualnya itu. Meski sempat bungkam, pelaku akhirnya mau memberikan informasi kalau sabu itu didapatkan dari bandar yang berada di kawasan kawasan Ranah,” ujar AKP Desneri.
Mendapat informasi itu, dikatakan AKP Desneri, tim melakukan pengembangan dengan mendatangi kediaman bandar narkoba yang memasok sabu kepada pelaku. Namun, setiba di lokasi, rumah bandar narkoba itu dalam kondisi tak lagi berpenghuni dan tidak ada ditemukan narkoba.
“sang Bandar di Kawasan Ranah, namun dirumah itu tidak ditemukan Narkoba, diduga sang bandar melarikan diri dengan membawa Narkoba saat mengetahui BP dibekuk.
“Di rumah bandar narkoba yang identitasnya sudah kita kantongi identiasnya ini, kami tidak menemukan barang bukti. Kuat dugaan, bandar narkoba itu sudah melarikan diri diri sebelum kami datang karena sudah mengetahui kaki tangannya ditangkap,” sebutnya. (uus)





