METRO SUMBAR

Pengguna Meter Pascabayar ke Meter Prabayar, PLN ULP Gencar Migrasi Pelanggan

0
×

Pengguna Meter Pascabayar ke Meter Prabayar, PLN ULP Gencar Migrasi Pelanggan

Sebarkan artikel ini

PASAMAN, METRO–PLN Unit Layanan Pe­langgan (ULP) Lubuk Sika­ping, unit kerja di bawah koordinasi PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bukittinggi tengah gencarkan migrasi pelanggan pengguna meter pascabayar ke meter prabayar.

Tidak berjalan sendiri, PLN ULP Lubuk Sikaping telah kantongi dukungan dari berbagai perangkat Pemerintahan Daerah (Pem­da) untuk percepatan migrasi pelanggan pascabayar ke prabayar di Kabupaten Pasaman. Dukungan diantaranya tertuang pada Surat Bupati Pasaman kepada Camat Se-Kabupaten Pasaman untuk mendu­kung Program 100% Listrik Pintar di Lingkungan PLN ULP Lubuk Sikaping.

Disebutkan Insan Kamil, Manajer ULP Lubuk Sikaping, PLN ULP Lubuk Sikaping lakukan sosialisasi ke Pemda karena merupakan pengambil keputusan dan pembentuk kebijakan-kebijakan kemasyara­katan.

“Kami lakukan sosia­lisasi ke seluruh perangkat pemerintahan sejak Januari 2022. Dimulai dari Pemkab Pasaman, Camat, seluruh Wali Nagari dan Wali Jorong, hingga sosialisasi ke pimpinan PUPR. Alhamdulilah kami mendapat sup­port dari semua perangkat pemerintahan ter­sebut,’’ jelas Insan.

Dengan mengantongi dukungan dari Pemda, tim PLN lebih optimis untuk bergerak ke seluruh la­pisan masyarakat Pasaman untuk pergantian me­ter pascabayar ke meter prabayar. Diinformasikan Insan, ada 27.494 pelanggan pascabayar dari 55.753 total pelanggan di ULP Lubuk Sikaping yang menjadi target migrasi.

Baca Juga  Peringatan Maulid Nabi, Momentum Meningkatkan Ketaqwaan kepada Allah SWT

‘’Periode pertama ini tim sedang bergerak lakukan migrasi massal pergantian meter di 2 kecamatan, yaitu Kecamatan Bonjol dan Kecamatan Simpati. Seluruh proses migrasi ini tidak dikenakan biaya. Ka­mi menargetkan 5.575 pe­langgan pascabayar di 2 kecamatan ini seluruhnya tuntas migrasi ke prabayar dalam waktu dekat ini. Agar tim bisa lanjut ke kecamatan lainnya,’’ jelas Insan.

Upaya gencar PLN ULP Lubuk Sikaping menjalankan Program 100% Listrik Pintar dilakukan guna memaksimalkan pelayanan PLN kepada pelanggan. ‘’Kami ingin seluruh pe­langgan tahu bahwa meter Prabayar merupakan listrik pintar dari PLN yang dapat menjadi solusi untuk menggunakan listrik lebih lega, dinamis, dan bebas dari biaya keterlambatan. PLN ingin pelayanan kepada pelanggan lebih baik de­ngan produk meter ini.’’ ung­kap dia.

Baca Juga  4 Petenis Sawahlunto Raih Prestasi di Kejurnas

Pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan tersebut diberikan melalui meter prabayar karena meter ini diklaim memiliki fitur yang lebih canggih dibandingkan meter pascabayar. Meter prabayar bisa mendeteksi anomali/kelainan pada instalasi rumah. Artinya kebocoran pada instalasi yang menjadi penyebab kebakaran dapat terdeteksi lebih awal untuk segera dilakukan perbaikan.

‘’Kami pastikan juga bahwa tarif listrik meter prabayar sama dengan meter paskabayar. Namun pelanggan yang menggunakan meter prabayar lebih diuntungkan karena tidak ada biaya beban/abondemen setiap bulannya,’’ jelas Insan.

Lebih lanjut Insan me­nyampaikan, semakin ba­nyak pelanggan yang meng­­gunakan listrik prabayar maka akan me­ngu­rangi resiko adanya keterlambatan pembayaran ta­gihan listrik dan me­ngu­rangi aktivitas penagihan dan pemutusan oleh petugas.

Di sisi pelanggan, ini dapat meningkatkan hu­bungan baik PLN dengan pelanggan, karena tidak ada kejadian berulang an­tara pelanggan dengan petugas akibat tunggakan lagi. Di sisi PLN, ini memberikan peluang kepada kami untuk melakukan pe­ningkatan pelayanan di pekerjaan lainnya,” katanya. (mir)