METRO SUMBAR

Libatkan 100-an Peserta dari BPBD Se-Sumbar dan Se-Sumatera, BNPB Tingkatkan Kapasitas Pimpinan Instansi Kebencanaan di Padang

0
×

Libatkan 100-an Peserta dari BPBD Se-Sumbar dan Se-Sumatera, BNPB Tingkatkan Kapasitas Pimpinan Instansi Kebencanaan di Padang

Sebarkan artikel ini
PAPARAN—Kasubdit Pemulihan Sarana dan Prasarana BNPB RI, Budi Erwanto saat berikan paparan tentang kebencanaan.

PADANG, METRO–Direktorat Dukungan Infrastuktur Darurat BNPB RI menggelar peningkatan pengetahuan, kemampuan dan kapasitas SDM di BPBD Provinsi/Kabupaten dan kota regional wilayah Su­matera yang dilaksanakan di Kota Padang. Peningkatan kapasitas personil serta kelembagaan BPBD di wi­layah regional Sumatera ter­sebut digelar Senin hing­ga Sabtu (21/26/3) men­datang di Padang.

Mengutip keterangan tertulis, total ada sebanyak 38 orang BPBD 19 Kabupaten dan kota seluruh Sumbar, 30 orang utusan BPBD Provinsi regional Sumatera plus 17 orang personil Direktorat Dukungan Infrastruktur Darurat BNPB RI dan 6 orang pejabat Eselon 2,3 dan 4 BPBD Sumbar.

Pelaksanaan peningkatan kapasitas personil kebencanaan itu digelar di Hotel Basko dibuka oleh Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB RI, Mayjen TNI, Fajar Setyawan, SIp secara virtual dan dihadiri oleh Gubernur Sumbar diwakili Kepala BPBD Provinsi Sumbar, Jumaidi, MPd, yang diawali laporan laporan pelaksanaan oleh Di­rek­tur Dukungan Infras­truk­­tur Darurat (DID) BNPB, Zainal Arifin SH, MH.

Baca Juga  Usai Dilantik, Fadly Amran Observasi SOPD

 Kasubdit Pemulihan Sa­rana dan Prasarana BNPB RI, Budi Erwanto kepada media ini, Senin (21/3) menuturkan peningkatan kapasitas personil serta kelembagaan BPBD di wilayah regional Sumatera ini merupakan upaya penanggulangan kebencanaan Indonesia yang pada status keadaan darurat bencana menuntut pengambilan keputusan secara cepat dan tepat untuk mencegah atau mengurangi jatuhnya korban jiwa, antisipasi meluasnya dampak bencana dan memastikan kehidupan serta penghidupan masyarakat agar pulih kembali.

“Dalam peningkatan kapasitas personil ini, semoga memberikan pemahaman kepada peserta dan diharapkan melalui kegiatan ini dihasilkan pengelola infrastruktur darurat yang memiliki kapasitas yang handal,” tutur Budi Erwanto dalam keterangan tertulis tersebut.

Dituturkannya lebih lan­jut, peningkatan kapasitas personil aparatur pemerintahan kebencanaan ini menghadirkan nara sum­ber yang kompeten di­bi­dangnya masing-masing dalam bentuk pemaparan dan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab serta ditindaklanjuti dengan kunjungan lapangan ke lokasi yang terdampak bencana.

Baca Juga  Khairunas: Dedikasi, Loyalitas dan Pengabdian Guru itu Tanpa Batas

Pemateri dalam peningkatan kapasitas ini, beberapa diantaranya Direktur Fasilitasi Penanganan Korbab dan Pengungsi, Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat, Kasubdib Pemulihan Prasarana Vital, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumbar, Komandan Denzipur 2 Prasada Sakti Kodam I Bukit Barisan, GM PT PLN Wilayah Sumbar dan pemateri lainnya.

Sebagai catatan, kegiatan Pendampingan Pengelola Infrastruktur Darurat 2022 ini adalah implementasi dari PP Nomor 21 tahun 2008 tentang penyelenggaraan penanggulangan bencana, dalam hal ini pemerintah RI melalui BNPB membantu BPBD ka­bu­paten dan kota se Sumbar dan BPBD Provinsi di Sumatera  dalam berperan bersama dalam penanggulangan bencana di Indonesia.

“Kepala BNPB RI menegaskan pentingnya pengetahuan pengelola infrastruktur darurat kebenca­naan agar penanganan ben­cana sesuai harapan Pre­siden RI, Joko Widodo,” kata Kasubdit Pemulihan Sa­rana dan Prasarana BNPB RI, Budi Erwanto yang dikonfirmasi melalau handphonenya (boy)