METRO NASIONAL

Buya Mahyeldi Lantik dan Kukuhkan DPD IKM Merangin, Provinsi Jambi

0
×

Buya Mahyeldi Lantik dan Kukuhkan DPD IKM Merangin, Provinsi Jambi

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN— Penyerahan sepasang pisau kurambik, senjata tradisional khas Minangkabau pada Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi, dan Gubernur Jambi, Al Haris.

JAMBI, METRO–Diawali penyerahan se­pasang pisau kurambik, senjata tradisional khas Minangkabau pada Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi, dan Gubernur Jambi, Al Haris, DPP Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) resmi melantik dan mengukuhkan Dewan Pengurus Daerah IKM Kab. Me­rangin periode 2020-2025.

Mewakili Fadly Zon, Ketua Umum DPP IKM, Buya Mahyeldi yang juga Dewan Penasehat IKM, melantik Handayani menggantikan dr. Sapeleo sebagai Ketua DPD IKM Ka­bu­paten Merangin beserta ja­jaran, di Hall Pemda, Ka­bupaten  Merangin, Jambi, pada Minggu (20/3).

Usai melantik dan mem­be­rikan selamat pada kepengurusan baru DPD IKM Merangin, Buya Mah­yeldi mengatakan, IKM sebagai wadah pemersatu perantau Minangkabau dimanapun berada menjadi manifestasi atas pepatah dimana Bumi dipijak, disitu langit dijunjung. Warga Minangkabau mampu bersatu dan bersinergi dengan baik bersama masyarakat perantauan. “Sesuai dengan pepatah tersebut, ha­ra­pan kita, masyarakat Mi­nangkabau terus bersatu dengan pemerintah daerah diamanapun berada. Bersama berkontribusi untuk membangun dan me­­nge­rahkan potensi yang ada untuk membantu pemerintah, sehingga ke de­pan semakin maju dan suk­ses, meski begitu, tetap ja­ngan lupa dengan kampung halaman,” ujar Buya Mahyeldi dalam sambutannya.

Baca Juga  Menag Yaqut Diharamkan ke Sumbar, LBH Ansor Menyalahkan Roy Suryo

Lebih lanjut ia berpesan, agar perantau Minangkabau yang senantiasa memegang teguh adat basandi syarak, sya­rak basandi kitabullah, ti­dak hanya hidup dengan falsafah itu, tetapi juga menghidupkannya di tengah-tengah masyarakat negeri perantauan. “Kita harapkan falsafah adat basandi syarak, syarak mangato adat mamakai, dimana saja berada falsafah itu hidup dan di­hi­dup­kan di antara masya­ra­kat setempat,” kata Buya.

Sementara itu, Gubernur Jambi, Al Haris menyampaikan, apresiasinya pada masyarakat perantau dan keturunan Minangkabau yang selama ini telah turut berkontribusi dalam membangun Provinsi Jambi. Ia juga menuturkan rencana untuk melakukan kunjungan dalam rangka napak tilas Sungai Batanghari yang hulu nya berada di wilayah Sumbar. “17 Persen dari Sungai Batanghari, yang menjadi sumber air bagi masya­ra­kat Jambi berada di Sumatera Barat, oleh karena itu dalam rangka Kenduri Swarna Bumi Peradaban Sungai Batanghari, kami berencana melakukan napak tilas ke Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan Dharmasraya, yang merupakan hulu aliran Sungai Batanghari,” ungkap Gubernur Jambi itu.

Baca Juga  Jaksa Agung Berharap, Hakim harus Berani Vonis Mati Koruptor Kelas Kakap 

Apresiasi tinggi juga diberikan Bupati Merangin, Mashuri. Ia mengatakan bahwa selama mu­sim pandemi Covid-19, pihaknya berhasil menjaga pertumbuhan ekono­mi salah satunya berkat kontribusi masyarakat Minangkabau di sana. “Apresiasi setinggi-tingginya kami berikan pada masyarakat Minangkabau atas kontribusinya menjaga pertumbuhan ekonomi selama pande­mi di Merangin. Kita tahu pada umumnya orang Minangkabau disini umumnya bergerak di sentra perdagangan dan juga jasa yang tentu mem­berikan sumbangan besar bagi perputaran roda ekonomi kita di Kab. Merangin,” kata Mashuri.

Dia berharap, ke depan sinergisitas yang telah terbangun selama ini dengan IKM, dapat terus dipertahankan dan semakin kompak dalam membangun Kab. Merangin. Dalam ke­sem­patan itu tampak hadir pula, Wakil Walikota Sawahlunto, Zohirin Sayuti, Walikota Jambi, Syarif Fasha, anggota DPRD Pro­vinsi Jambi dan Kabupaten Merangin, Pengurus DPP IKM Pusat, DPW IKM Jambi, tokoh-tokoh adat, serta utusan berbagai Paguyu­ban Minangkabau dari berbagai daerah lainnya. (fan)