METRO PESISIR

Pandemi Covid-19, Banyak Agenda Tidak Terlaksana di Padangpariaman

0
×

Pandemi Covid-19, Banyak Agenda Tidak Terlaksana di Padangpariaman

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Padangpariaman Rahmang, kemarin, membuka secara resmi kegiatan lokakarya perencanaan pelaksanaan vaksinasi berbasis masyarakat.

PDG.PARIAMAN, METRO–Wakil Bupati Padangpariaman Rahmang, kemarin,  membuka secara resmi kegiatan lokakarya perencanaan pelaksanaan vaksinasi berbasis ma­syarakat. Lokakarya tersebut difasilitasi oleh Jaringan Kerja Pengembang Partisipasi Indonesia (Jemari) Sakato.

Jemari Sakato merupakan lembaga yang berdiri untuk membuka, mengisi, dan me­ngawal ruang partisipasi dalam penyelenggaraan negara agar lebih responsif kepada kebutuhan dan persoalan masyarakat, dengan harapan dapat berkontribusi bagi pembangunan ma­syarakat yang lebih baik.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Eksekutif Jemari Sakato Robi Syafwar dalam la­poran kegiatannya. Ia berharap kolaborasi tersebut bisa berjalan dengan baik dan targetnya terkait dengan kegiatan ini bisa tercapai. “Untuk bisa tercapainya target yang telah kita sepakati, dukungan dari Peme­rintah Daerah sangat kami ha­rapkan,”  ungkapnya.

Sementara Wakil Bupati Padangpariaman Rahmang menyambut baik kegiatan loka­karya tersebut. Pasalnya, tepat tiga tahun berlalu seluruh dae­rah di dunia mengalami pandemi covid 19 termasuk Kabupaten Padangpariaman yang menye­babkan banyak agenda dan kegiatan penting yang tidak bisa diabaikan, seperti sektor pendidikan dan sektor pertanian.

Rahmang berharap dengan adanya lokakarya tersebut dapat menambah sudut pandang baru terkait percepatan vaksinasi di daerah Kabupaten Pa­dangpariaman. “Semoga bisa menjadi bahan evaluasi tentang bagian mana yang belum maksimal dalam ikhtiar yang telah kita lakukan,” ujarnya.

Pemateri Anggun Mustika Yanti menyebutkan, penerima manfaat dalam kegiatan ini a­dalah Kecamatan Lubuk Alung dan Batang Anai dengan target vaksinasi berjumlah 2000 orang dengan skala 20-30% penerimanya adalah usia a­nak-anak.

“Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk vaksin di daerah tersebut dengan cara menyediakan du­kungan psikososial bagi pene­rima vaksin. Disamping itu juga mengembangkan tata kelola pelaksanaan vaksinasi yang sesuai prokes, kenyamanan, dan akses yang adil,” ungkap­nya.

Kepala Dinas Kesehatan Yutiardy Rivai turut hadir dan memaparkan kondisi capaian vaksinasi pada usia anak-anak di Kabupaten Padangpariaman. “Total sasaran vaksinasi covid 19 untuk usia anak-anak yaitu 6-11 tahun di Kabupaten Pa­dang­pariaman adalah berjumlah sebanyak 45.108 orang,” je­lasnya.(efa)