LIMAPULUH KOTA, METRO–Danrem 032/Wira Braja Brigadir Jenderal TNI Purmanto didampingi sejumlah Staf Korem, Dandim 0306/50 Kota Letkol. Mochammad Denny Nurcahyo dan Denzipur 2 PS mengunjungi seorang Prajurit TNI dari Koramil 04 Luhak, Kopda Indah Mardiono yang belasan tahun sebelumnya mengalami kecelakaan saat melakukan perbaikan Gapura Denzipur 2 PS.
Akibat kejadian itu, ia harus merelakan kaki kirinya untuk diamputasi. Namun kondisi itu tidak membuat Mardiono patah semangat, ia tetap menjalani hidup dengan penuh semangat. Hingga cerita hidup Kopda Mardiono didengar oleh Brigadir Jenderal TNI Purmanto.
Kunjungan tersebut dilakukan Danrem Kamis (17/3) ke kediaman Mardiono di Jorong Pincuran Tinggi Nagari Mungo Kecamatan Luak Kabupaten Limapuluh Kota. Selain melihat dari dekat untuk memotivasi Prajuritnya, Brigadir Jenderal TNI Purmanto juga terus mendorong setiap Prajurit TNI agar tetap produktif dengan memanfaatkan lahan/pekarangan yang ada di sekitar rumah, seperti yang dilakukan Kopda Indah Mardiono yang beternak sapi, bebek serta bertani.
Menurut Purwanto, setiap Prajurit TNI tidak boleh menyerah, harus tetap semangat dan produktif. Prajurit TNI juga harus memberikan contoh langsung, bukan hanya membina saja. “Memang pagi ini saya didampingi staf mengunjungi salah satu Prajurit yang sebelumnya mengalami kecelakaan saat membuat gerbang satuan. Prajurit seperti ini perlu kita berikan atensi agar tetap produktif meski secara fisik lemah,” ucap Brigadir Jenderal TNI Purmanto.
Perwira TNI yang rajin turun kebawah untuk melihat kondisi anak buahnya itu juga menambahkan, apa yang dilakukan Kopda Mardiono patut diapresiasi dan dicontoh, sebab ia mencoba menghadapi kesulitan hidup dengan memanfaatkan lahan yang ada disekitar rumah.
“Ini salah satu inisiatif Prajurit TNI menghadapi kesulitan hidup, setelah mengikuti pelatihan ketrampilan di Kemenham. Ia mencoba beternak bebek dan sapi. Dan hari ini kita datang untuk memberikan semangat sekaligus bantuan kandang dan bebek yang saya dapat dari kawan-kawan yang mempunyai rezeki lebih,” ucapnya.
Program tersebut menurutnya akan terus berjalan, baik untuk Prajurit TNI maupun masyarakat yang membutuhkan. “Saya sebagai Danrem berpesan kepada Prajurit untuk produktif, memang untuk itu perlu proses, setiap Dandim dan Danramil harus melakukan konseling untuk membantu Prajurit TNI menjadi produktif, Prajurit TNI yang produktif untuk dirinya sendiri akan mampu menjadi contoh di daerah binaannya, sebab mustahil Prajurit yang tidak punya keahlian dan keterampilan yang produktif bisa jadi motivasi untuk masyarakat banyak,” tutupnya usai menyerahkan bantuan Kursi Roda dan Bebek petelur sebanyak 100 ekor kepada Kopda Indah Mardiono.
Selain ke Kediaman Kopda Indah Mardiono, Danrem 032/Wira Braja Brigadir Jenderal TNI Purmanto juga melakukan kunjungan kerja ke Batalion Infanteri 131 Braja Sakti si Kelurahan Tiakar Kecamatan Payakumbuh Timur.
Sementara Tri Nesti, Istri dari Kopda Indah Mardiono menyebutkan bahwa suaminya saat ini bertugas di Koramil 04 Luak, setiap ke kantor ataupun ke Kodim, ia selalu setia membonceng suami dengan sepeda motor. Kunjungan Danrem dan rombongan untuk melihat suaminya dan memberikan motivasi sangat berarti buat mereka. “Alhamdulillah, kunjungan pak Danrem, Dandim, Denzipur dan rombongan pagi ini sangat berarti banyak buat kami, mudah-mudaham motivasi yang diberikan semakin membuat kami bersemangat dan lebih produktif meski di tengah keterbatasan,” ucap Tri Nesti kepada wartawan mengaku bangga dan berterimakasih dikunjungi pak Danrem. (uus)






