PDG.PARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin, menghadiri pertemuan seluruh kepala daerah se Propinsi Sumaterra Barat di Batusangkar.
“Kita menghadiri acara dalam rangka meningkatkan komunikasi dan koordinasi penyelenggaraan pemerintahan daerah diadakan silaturrahmi menyambut bulan suci Ramadhan 1443 H,” kata Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, sepulang dari Batusangkar,kemarin.
Katanya, pertemuan tersebut dilaksanakan di Gedung Indojalito Batusangkar. Dalam pertemuan APKASI silaturahmi dengan seluruh kepala daerah se Sumatera Barat yang kali ini bertempat di rumah dinas Bupati Tanah Datar dalam mempererat hubungan silaturahim seluruh kepala daerah se Sumatra Barat. “Apalagi bulan Suci Ramadhan sebentar lagi masuk,” ujarnya.
Dikatakan, dalam pertemuan hadir 11 kepala daerah se-Sumatera Barat. Dalam pertemuan bertajuk silaturahmi dalam menyambut Ramadan 1443 Hijriah ini, hadir 9 bupati ditambah walikota Bukittinggi dan wakil walikota Solok, sisanya diwakilkan dan bahkan ada yang ikut via video call. “Silaturahmi dan bincang-bincang bersama telah dibicarakan berbagai isu strategis yang sedang berkembang saat ini di Sumbar dengan muara nanti bakal ditandatangani perjanjian kerjasama antar kabupaten/kota se Sumbar beberapa waktu ke depan di Kota Bukittinggi,” ujarnya.
“Kita berbincang tentang isu kerjasama antar daerah dalam bidang-bidang strategis, seperti bidang penanganan bencana alam, kelangkaan minyak goreng, sampai juga kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) Solar ataupun Bio Solar,” ujarnya.
Sementara Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan saat itu sebagai Ketua Umum Apkasi 2021-2026 mengatakan, kegiatan itu membicarakan berbagai persoalan strategis serta cara mengatasi masalah itu. “Kita bersilaturahmi dan berkoordinasi dengan baik, terutama dalam membahas permasalahan terjadi saat ini di Sumbar yang hampir sama permasalahannya,” katanya.
Dan selaku Ketua Umum APKASI, ia menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini. “Direncanakan silaturahmi ini rutin dilaksanakan sekali dua bulan secara bergiliran, sehingga daerah yang jadi tuan rumah juga bisa mempromosikan potensi daerahnya,” tambah Sutan Riska mengakhiri.(efa)





