METRO PADANG

280 Karateka Inkado Kota Padang Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat

0
×

280 Karateka Inkado Kota Padang Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat

Sebarkan artikel ini
UJIAN KENAIKAN TINGKAT— Ketua Inkado Sumbar H Wahyu Iramana Putra usai membuka UKT yang diikuti 280 karateka dari Inkado Kota Padang di Lapangan FKAN Kuranji, Minggu (13/3).

KURANJI, METRO–Sedikitnya 280 karateka Inkado Kota Padang mengikuti Ujian Ke­naikan Tingkat (UKT) yang berlang­sung di lapangan FKAN Kuranji, Minggu (13/3).

Ketua Pengprov Inkado Sum­bar H Wahyu Iramana Putra me­nga­takan, UKT kyu ini merupakan kegiatan rutin dari Pengprov Inkado Sumbar sebagai bahan untuk mengeva­lua­si. Mulai dari latihan para karateka, dan untuk me­ningkatkan kemampuan para karateka itu sendiri. “Ini merupakan UKT per­tama di tahun 2022 ini. In­kado rutin menggelar UKT tiga kali dalam setahun,” katanya.

Selain itu, ujian kenai­kan tingkat ini untuk mem­bina mental para karateka menjadi pribadi yang tang­guh dan bermental juara.

Baca Juga  Andre Rosiade Dukung Presiden Prabowo Cabut Izin Tambang Raja Ampat

UKT ini ajang untuk mencari bibit-bibit karateka yang berpotensi dan juga mengevaluasi persiapan karateka menghadapi berbagai kejuaraan, baik di tingkat provinsi maupun nasional. 

“Pada 27 Maret mendatang Inkado akan menggelar Kejurda. UKT ini sabagai ajang persiapan atlet, karena syarat minimal ikut Kejurda adalah sabuk kuning,” ujarnya.

 Ia berharap kepada para pelatih di setiap dojo yang ada di Kabupaten/Kota agar benar-benar menyiapkan para karatekanya sebaik mungkin. 

“Saya ingin pelatih di setiap dojo membina karateka yang handal dan mam­­pu menguasai teknik-tek­n­ik, mampu menjadi unggulan baik di tingkat perguruan Inkado, maupun Forki,” katanya. 

Baca Juga  Andre Rosiade Berdialog dengan Ratusan Orang di Limau Manis, Pauh

Selain Kejurda, dalam tahun ini, juga akan digelar Kejuarnas Forki dan Pekan Olahraga Mahasiswa yang tuan rumahnya Sumbar. Bukan itu saja, bahkan Piala KSAD dan Piala Menhan pun diusulkan dituanrumahi Sumbar.

“Kita ingin Inkado me­nge­jar prestasi yang tentu sa­ja harus diiringi dengan pembinaan dan kebersamaan mengelola organisasi,” pungkasnya. (ade)