METRO SUMBAR

Jalan Alternatif  Penyaluran Bantuan di Simpang Timbo Abu Diperbaiki

0
×

Jalan Alternatif  Penyaluran Bantuan di Simpang Timbo Abu Diperbaiki

Sebarkan artikel ini
BERJIBAKu—Terlihat para petugas sedang berjibaku, menyalulkan bantuan via jalan Man 4 kajai dengan mengunakan mobil suzuki Jimny 4x4,

PASBAR,METRO–Jalan alternatif pe­nya­luran bantuan menuju Simpang Timbo Abu Nagari Kajai Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar). Via jalan Man Empat Kajai. Telah di perbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pasbar. Kadis PU, Jhon Edwar didampingi Kepala Bidang Bina Marganya Dar­mawan mengatakan,  perbaikan jalan alternatif itu dilakukan karena jalan utama di Rimbo Kejahatan sangat rawan longsor dan aspalnya sudah banyak yang terban dan retak.

”Saat ini jalan alternatif yang kita gunakan saat penyaluran logistik untuk korban gempa ke Simpang Timbo Abu kita tutup sementara untuk dilakukan pengerasan dengan kerikil jalan yang bertanah sepanjang tiga kilometer,” ka­tanya.

Baca Juga  Zulkifli Terima Bantuan Pembangunan RTLH Dari Baznas Provinsi, Eka Putra: Masyarakat yang Belum Menerima Bantuan Baznas Bersabar

Menurutnya perbaikan jalan sepanjang tiga kilometer akan dilakukan me­nuju Simpang Timbo Abu karena jalan itu sangat terasa manfaatnya ketika mendistribusikan logistik ke lokasi terdampak gempa. Saat ini, katanya jalan utama yang menghubungkan Kajai dengan Simpang Timbo Abu melalui jembatan panjang sangat ra­wan longsor. ”Sejak gempa terjadi, berulang kali longsor terjadi mengakibatkan jalan terputus. Kemudian lokasi itu masih labil akibat gempa,” katanya.

Untuk itu, katanya, dipakai jalan alternatif menuju Simpang Timbo Abu yang cukup parah terdampak gempa.

Baca Juga  35 Peserta Paskibraka Pasaman Mulai Ikuti Pemusatan Pelatihan

”Sambil menunggu per­baikan jalan utama dari Pemprov Sumbar, kita juga memperbaiki jalan alternatif dengan pengerasan ja­lur MAN 4,” ujarnya.

Ia mengimbau kepada warga yang menempuh jalan utama menuju Talu dari Simpang Empat agar tetap waspada karena ba­nyak jalan yang terban dan retak-retak. Selain itu perbukitan di sekitar Rimbo Kejahatan Kajai juga masih labil dan banyak batu-batu besar yang siap turun kapan saja, demikian Jhon Edwar. (end)