AGAM/BUKITTINGGI

Diskop Bukittinggi UKM Perdagangan Sidak Stok Gas Elpiji

0
×

Diskop Bukittinggi UKM Perdagangan Sidak Stok Gas Elpiji

Sebarkan artikel ini
SIDAK— Petugas Diskop UKM Perdagangan melakukan sidak stok gas LPG 3 kilogram di dua agen resmi.

BUKITTINGGI, METRO–Pemko Bukittinggi melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskop UKM Perdagangan) Kota Bukittinggi memastikan bahwa  ketersedian stok  gas elpiji 3 kilogram di Kota Bukittinggi masih aman hingga  menjelang 1 Ramadhan 1443 Hijriah.

Hal tersebut disampaikan Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Bukittinggi melalui Kabid Perdagangan Mira Rosy Yanti, usai melakukan inspeksi men­dadak (sidak) bersama aparat kepolisian  di dua  agen LPG 3 Kg yang ada di Bukittinggi, Kamis (10/3).

 “Dari hasil sidak yang kita lakukan pada dua agen LPG 3KG,  ketersediaan LPG 3 KG bersubsidi masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga puasa nanti. Bahkan penyaluran LPG Kg dari agen ke sejumlah pangkalan yang ada di Kota Bukittinggi juga tidak ada masalah,” ujar Mira di Kantor Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Bukittinggi.

Baca Juga  BPOKK Demokrat Gelar Ngopi Sore, Ossy Dermawan Ajak Kader Sumbar Lahirkan Tokoh Politik Nasional

Ia menyebutkan, untuk Kota Bukittinggi terdapat dua agen LPG 3 Kg dan 75 pang­kalan. Dua agen tersebut yakni agen LPG 3 Kg PT Dorevhat Ubers Ibu di Bukit Sangkut, Kelurahan Bukit Apit Puhun, dan agen LPG 3 Kg PT Askara Tri Arga di jalan Sukarno Hatta Manggis Ganting.

Sidak yang dilakukan pa­da dua agen LPG 3 Kg itu  guna memastikan dan menjamin ketersediaan gas beru­kuran tiga kilogram tetap ada, meski hingga saat ini ketersediaan LPG 3 Kg untuk Kota Bukittinggi masih stabil dan belum pernah terjadi kelangkaan.

 “Sejauh  ini penyaluran Elpiji 3 Kg dari PT Pertamina (Persero) kepada Agen LPG 3 Kg di Kota Bukittinggi masih stabil dan tidak ada kelangkaan. Kita berharap  penggunaan elpiji tabung 3 kg ini hanya untuk masyarakat kurang mampu dan usaha mikro, bukan untuk masya­rakat kalangan atas dan sebagainya,” ujar Mira.

Baca Juga  Andre Rosiade Bantu Korban Luka Bakar Akibat Kebakaran di Sungai Batang Agam

Menurutnya, pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan memantau  per­kembangan harga  LPG 3 Kg ini, baik itu di tingkat Agen, Pangkalan, maupun ditingkat pengecer. Hal ini dilakukan agar tidak ada kecurangan dalam pendistribusian maupun penjualan terhadap gas yang disubsidi oleh pemerintah untuk masyarakat ku­rang mampu tersebut.

“Selain melakukan sidak LPG 3 Kg, kita juga pantau ketersediaan minyak goreng kemasan di Hoki Store Swalayan Manggis Ganting. Alhamdulillah, ketersedian minyak goreng kemasan  di swalayan ini masih mencukupi dengan harga sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi) Rp 14.000. (pry)