METRO SUMBAR

Perlu Inovasi dalam Pelayanan Publik di Kota Pariaman

0
×

Perlu Inovasi dalam Pelayanan Publik di Kota Pariaman

Sebarkan artikel ini
SAMBUTAN—Wali Kota Pariaman H Genius Umar memberikan sambutan pada acara, kemarin.

PDG.PARIAMAN, METRO–Wali Kota Pariaman H Genius Umar menyampaikan selaku Aparatur Sipil Negara (ASN) dihadapkan banyak permasalahan dan hambatan saat ini dalam melakukan pekerjaan seperti keterbatasan anggaran. “Dalam mengatasi hambatan tersebut, diperlukan sebuah inovasi se­perti yang sudah kita lakukan dengan berbagai hal yakni dengan melaksanakan goro pembukaan jalan dengan non budgeter (tanpa anggaran). Dan ini me­rupakan sebuah inovasi untuk mengajak masya­rakat dalam meningkatkan partisipasi masyarakat da­lam pembangunan,” kata Genius Umar saat memberi arahan pada kompetisi inovasi pelayanan publik, kemarin.

“Selanjutnya, kita me­lakukan pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) dengan secara bertahap untuk memudahkan pela­yanan kepada masya­ra­kat,” ujarnya.

Genius Umar menjelaskan inovasi lainnya, Pemerintah Kota Pariaman dalam upaya memutus ran­tai kemiskinan yakni melalui pendidikan dengan membuat program Satu Keluarga Satu Sarjana (Sa­ga Saja). “Melalui program tersebut masyarakat miskin di Kota Pariaman di­sekolahkan diperguruan tinggi politeknik. Setelah tamat, mereka bekerja dan disitulah nantinya mereka membawa keluarganya keluar dari kemiskinan,” imbuhnya.

Genius juga menambahkan dalam kebijakan lingkungan, daya dukung lahan harus diperhatikan. Sehingga konsep waterfrontcity penting dilakukan. “Sungai, disamping berfungsi sebagai fungsi e­kologi tetapi juga berfungsi sebagai estetika/pariwisata, sehingga ekonomi masyarakat tumbuh dan meningkat,” ulasnya.

“Jangan menganggap inovasi itu bisa mengeluarkan anggaran untuk membuat suatu program. Tetapi dengan keterbatasan, kita bisa membuat program yang memecah dan memutus masalah publik,” tandasnya mengakhiri.

Sementara itu, Deputi Pelayanan Publik Kem­n­pan RB yang diwakili oleh Resti Adelia mengatakan dalam membuat inovasi dilihat keterlibatan antar pihak. “Kita mempunyai masyarakat, merekalah yang merasakan pelayanan publik. Dan bagaimana kita bisa meningkatkan pe­layanan publik dengan me­libatkan masyarakat. De­ngan keterlibatan tersebut masyarakat menjadi peduli dan butuh terhadap inovasi pelayanan publik,” ucapnya.

Resti Adelia melihat, yang disampaikan Walikota Pariaman, Genius Umar tentang program Saga Saja dan pengelolaan sungai, nantinya kalau inovasi itu memang koloborasi antar unit, maka dirasakan ma­syarakatnya. “Kalau bersemangat dengan inovasi ini, tentunya akan diseberluaskan kepada daerah lain  dan daerah lain akan tertarik mencontoh dengan inovasi yang dilakukan,” tutupnya. (efa)