A. YANI, METRO–Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang optimis jika rencana pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) bisa tuntas dilakukan. Ditargetkan ada 109 RKB akan dibangun dan selesai pada Desember 2022 mendatang.
Pembangunan RKB sebenarnya harus sudah dilakukan pada 2021 lalu. Namun, karena dana pembangunan tersebut digunakan untuk recofusing penanggulangan pandemi Covid-19, sehingga proyek kelas baru itu tak jadi terlaksana.
Ya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang banyak terpangkas untuk penanggulangan pandemi Covid-19 yang berdampak pembangunan tidak berjalan maksimal.
Selain melakukan refocusing anggaran, Dana Alokasi Umum (DAU) tahunan Pemko Padang juga dipotong pemerintah pusat untuk penanganan Covid-19 sebanyak Rp32 miliar lebih. Dengan banyaknya refocusing dan pemotongan DAU yang terjadi mengakibatkan sejumlah pembangunan fisik Kota Padang terpaksa ditunda.
Kepala Disdikbud Kota Padang, Habibul Fuadi mengatakan pembangunan RKB tetap dilanjutkan tahun 2022, dan lokasinya tersebar di berbagai sekolah di Padang. Sedangkan di tahun 2021 lalu, hanya 59 RKB bisa dibangun.
“Karena ada recofusing anggaran tahun lalu untuk Covid-19, kita hanya bisa membangun 59 Ruang Kelas Baru. Ruang Kelas Baru yang dibuat itu adalah untuk tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Padang,” papar Habibul, Rabu (9/3).
Sementara untuk anggaran pembangunan RKB adalah Rp57 miliar. Pembangunan RKB itu dalam rangka percepatan sekolah satu shift dan dan kemajuan pendidikan ke depan.
Untuk diketahui pembangunan ruang kelas baru tersebut merupakan salah satu program unggulan (progul) dari Wali Kota Padang Hendri Septa yang harus diselesaikan. Pembangunan RKB tersebut lantaran proses belajar-mengajar (PBM) di Kota Padang masih berjalan dua shift.
Terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Padang, Mastilizal Aye mendukung pelaksanaan pembangunan RKB itu serta meminta perencanaannya matang dibuat dan melibatkan semua pihak dalam hal itu.
“Kita sangat support dan dalam pengawasan dalam perjalanan mesti dilakukan,” paparnya. Dan kepada pelaksana yang bertanggungjawab dalam proyek bangunlah sesuai rancangan yang ditetapkan. Agar maksimal hasilnya. (ade)






