PASBAR, METRO–Dharmawanita Persatuan (DWP) Kota Padang ikut bersimpati dan peduli terhadap korban bencana gempa yang melanda Pasaman dan Pasaman Barat 25 Februari 2022 lalu.
Jumat (4/3) lalu, rombongan DWP Kota Padang yang dipimpin Ketua DWP Pit Arfian menyerahkan bantuan di titik pengungsian di Katimaha, Kampung Cubadak Suko Mananti dan Kajai. Adapun bantuan yang diberikan berupa kompor gas satu tungku, perlengkapan bayi dan lansia, makanan, serta baju layak pakai.
Dikesempatan tersebut, DWP Kota Padang juga bersilaturrahmi dengan Ketua TP PKK Pasaman Barat Titi Hamsuardi, Ketua DWP Pasaman Barat Ayu Hendra Putra di rumah dinas Bupati Pasaman Barat. Serta dengan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Pasaman Barat Fitri Risnawanto di rumah dinas Wakil Bupati Pasaman Barat. Turut hadir mendampingi Ketua DWP Kota Padang, Erni Barlius, Ida Syahrial, Eni Tri Hadiyanto, Ana Hendra Pebrizal, Atik Imral Fauzi dan Eka Budi Kurniawan.
Diketahui, gempa di Pasbar dengan magnitudo 6,1 SR mencatat sudah ada 18 orang dinyatakan tewas. Kemudian, luka berat 46, luka ringan 336, hilang 4 dan mengungsi 19.221.
Rincian korban di Kabupaten Pasaman Barat yakni meninggal dunia 9 orang, luka berat 45, luka ringan 336 dan mengungsi 14.014. Para pengungsi tersebar di 16 pos pengungsian.
Sedangkan di Kabupaten Pasaman korban meninggal dunia 9 orang dan hilang 4. Tim gabungan dibawah koordinasi Basarnas masih melakukan pencarian terhadap korban hilang tersebut. Sedangkan di Kabupaten Agam, warga luka berat berjumlah 1 orang.
Posko Penanganan Darurat Bencana Alam Gempa Bumi terus memberikan pelayanan kepada warga terdampak gempa. Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menetapkan status ini hingga 10 Maret 2022 melalui SK Bupati Pasaman, demikian juga untuk wilayah Kabupaten Pasaman. (rel)






