OLAHRAGA

SOIna Agam Gelar Seleksi Atlet PESODA, Hasilkan Atlet Disabilitas yang Harumkan Daerah

1
×

SOIna Agam Gelar Seleksi Atlet PESODA, Hasilkan Atlet Disabilitas yang Harumkan Daerah

Sebarkan artikel ini
BUKA--Ketua Umum Special Olympics Indonesia (SOIna) Kabupaten Agam Ny Yennita Andri Warman membuka secara resmi seleksi atlet Pekan Special Olympics Daerah (PESODA) Kabupaten Agam.

AGAM, METRO–Ketua Umum Special Olympics Indonesia (SOIna) Kabupaten Agam Ny Yennita Andri Warman membuka secara resmi seleksi atlet Pekan Special Olympics Daerah (PESODA) Ka­bupaten Agam turut di­dampingi Ny El Edi Busti di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Lubuk Basung, Sabtu (26/2).

“Kita berharap kegiatan ini terus dilaksanakan dari tahun ke tahun, sehingga bisa menghasilkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Agam di tingkat Provinsi ataupun Nasional nantinya,” ujar Ny Yennita Andri Warman.

Ny Yennita Andri Warman menambahkan, ke­giatan ini juga dapat membantu membangun spor­tivitas dan solidaritas antar sesama anak-anak disabi­litas, sehingga dapat me­ningkatkan rasa percaya diri mereka dikalangan ma­syarakat.

Baca Juga  Pasca Raih Hasil Apik pada Thomas dan Uber Cup, Menpora Optimis Cabor Bulu Tangkis Lanjutkan Tren Positif di Olimpiade Paris

Dikatakan Ny Yennita, mengolahragakan disabi­litas salah satu tujuan untuk memberikan dukungan untuk kesamaan hak pe­nyandang disabilitas da­lam berbagai aspek kehidupan.

Ada satu aspek yang tidak boleh dilupakan karena memang penting untuk semua orang untuk berolahraga tanpa terkecuali. Satu aspek tersebut adalah olahraga, yang memiliki banyak manfaat salah sa­tunya untuk kesehatan fisik dan tubuh manusia. Begitu pun untuk penyandang di­sabilitas sendiri, olahraga masih perlu dilakukan.

Ditambahkan Ny Yennita,  orang disabilitas  masih bisa dan perlu untuk berolahraga, yaitu dapat de­ngan melakukan olahraga yang ringan, dilakukan berulang dan rutin pada waktu tertentu. Perlunya berolahraga ini untuk menjaga kesehatan jantung, paru-paru dan imunitas tubuh kaum disabilitas.

Baca Juga  Madrid Ingin Boyong Martinelli dari Arsenal

Olahraga dapat dila­kukan penyandang di­sa­bilitas sejak dini, kerana baik untuk menjaga kesehatan dan melatih kerja jantung dan otot. Beberapa olahraga yang bisa menjadi pilihan disabilitas di antara­nya  angkat beban, voli, bulu tangkis dan basket.

Angkat beban merupakan jenis olahraga individu, sehingga para disabi­litas bisa melakukannya sendiri dan tidak dapat ditampik bahwa angkat beban sangatlah meningkatkan kebugaran otot.

Sementara itu, perlombaan tersebut diikuti 44 o­rang peserta didik yang berasal dari tujuh sekolah yakni, SLB Negeri 1 Lubuk Basung, SLB Negeri 1 Ampek Angkek, SLB Ampek Nagari, SLB Etnik Kreatif Nusantara, SLB Muftia Rahma, SLB Baso dan kemudian SLB Amanah Bunda. (pry)