METRO PADANG

Mendag: Ketersediaan Migor di Sumbar Melimpah

0
×

Mendag: Ketersediaan Migor di Sumbar Melimpah

Sebarkan artikel ini
TINJAU PASAR RAYA— Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Muhammad Luthfi didampingi Wali Kota Padang Hendri Septa meninjau Pasar Raya Padang dan juga memastikan ketersediaan minyak goreng, serta memantau distribusi serta harga bahan pokok.

PASAR RAYA, METRO–Wali Kota Padang Hendri Septa berterima kasih atas kehadiran Menteri Perda­ga­ngan (Mendag) RI, Muhammad Luthfi yang kembali melakukan lawatan ke Kota Padang. Seperti diketahui, Mendag mengunjungi Kota Bingkuang selain hendak memastikan ketersediaan mi­nyak goreng, juga untuk me­mantau distribusi serta harga bahan pokok tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang dan warga Kota Padang kita menyambut baik dan berterima kasih atas kedatangan bapak Mendag ke Padang kali ini, dalam rangka memastikan keter­sediaan minyak goreng serta pendistribusiannya di Kota Padang,” ungkap Wa­ko sewaktu mendampingi Mendag saat meninjau Pa­sar Raya Padang, Jumat pagi (25/2).

Tak hanya itu, orang nomor satu di Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat itu juga menyampaikan terima kasih kepada Mendag Mu­hammad Luthfi yang telah mendukung pembangunan Pasar Raya Fase VII.

“Alhamdulillah berkat dukungan Pak Mendag Pa­sar Raya Fase VII insya Allah akan direvitalisasi ta­hun ini melalui bantuan Kementerian Per­daga­ngan. Pembangunannya bersum­ber dari APBN se­besar Rp200 miliar. Kita berharap pengerjaan pem­bangu­nan­nya lancar dan sesuai hara­pan. Semoga dengan upaya ini akan menggeliatkan kem­bali sektor perda­gangan di Pasar Raya Fase VII nan­tinya,” ungkap Wako.

Baca Juga  Rangkaian HUT ke-78 RI di Semen Padang Meriah Bertabur Hadiah

Dalam kesempatan itu Mendag Muhammad Luthfi mengatakan, menurut hitungan Kementerian Perdagangan ketersediaan minyak goreng di Sumatera Barat (Sumbar) saat ini melimpah.

“Dimana dari tanggal 14 Februari sampai 23 Februari, perhitungan Kementerian Perdagangan menunjukkan ketersediaan minyak goreng mencapai lebih dari 5 juta liter. Sedangkan ke­butuhan di Sumbar ini se­la­ma sepuluh hari itu 2,2 li­ter yang artinya terjadi sur­plus sebanyak 3 juta liter.

“Maka itu saya ke sini (Padang) memastikan ke­sesuaian di lapangan secara keseluruhan. Saya telah meminta Pemko Pa­dang melalui Dinas Perdagangan untuk segera menyikapi bila benar terjadi permasalahan dalam ketersediaan minyak go­reng, distribusi serta penentuan harganya di pasaran agar sesuai aturan pemerintah,” cetusnya.

Baca Juga  Dukung Program Pemerintah, Jajaran Kejati Sumbar Divaksin Corona

“Kita harus memastikan ini, karena kalau sempat ada pihak-pihak yang bermain dalam penyuplaian minyak goreng tersebut maka izin ekspornya pasti tidak akan kita keluarkan. Begitu juga bagi yang menimbun komoditi pangan ini akan ditindak tegas secara hukum tentunya,” tambah dia.

Lebih lanjut Menteri juga menyampaikan selamat bagi Kota Padang yang akan menerima bantuan Kemendag untuk revitalisasi Pasar Raya Fase VII yang pembangunannya mulai dikerjakan pada April tahun ini.

“Semoga revitalisasi Pasar Raya Fase VII ini dapat membangkitkan sektor perdagangan dimana para penjual dan pembeli dapat bertransaksi dengan kondusif. Alhamdulillah, selain itu kita juga membantu revitalisasi bagi Pasar Belimbing untuk penambahan kios dan hamparan di pasar tersebut. Pembangunannya juga melalui dukungan APBN senilai Rp4 miliar,” pungkas Menteri. (rel)