SOLOK/SOLSEL

Pemko Solok Prioritaskan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kesehatan

0
×

Pemko Solok Prioritaskan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Solok Zul Elfian .

SOLOK, METRO–Wali Kota Solok Zul El­fian mengatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Solok mengutamakan beberapa prioritas pembangunan yang akan dijalankan. Diantaranya perlengkapan sarana dan prasarana bidang kesehatan. “Pengadaan alat-alat kesehatan (Alkes) untuk RSUD Kota Solok. Fisik bangunan direncanakan selesai Tahun 2022 ini, dan akan dioperasionalkan Tahun 2023,” ujar Zul Elfian terkait pembangunan rumah sakit, kemarin.

Disampaikannya, untuk pembangunan kelanjutan rimah sakit dibutuhkan anggaran sebesar Rp 35 miliar. Anggaran tersebut untuk pengadaan alkes ruang Instalasi Gawat Darurat (IG­D), ruang penyakit dalam, ruang rawat pe­nyakit anak, ruang rawat bedah umum, ruang rawat penyakit kan­dungan, ra­wat jalan, radiologi dan rua­ngan OK.

Selain sarana kesehatan, pembangunan Stadion Marahadin di Kelurahan Laing juga menjadi prioritas pembangunan Kota Solok. Pada tahun 2022 akan dilaksanakan pembangunan tribun dan la­pangan sepakbola melalui dana APBD Kota Solok dan APBD Provinsi Sumbar.  Namun lanjutnya masih diperlukan alokasi anggaran untuk pembangunan Rp 48.642.193.380 untuk pembangunan tribun ti­mur, pekerjaan track sintetik, pekerjaan jalan, taman dan parkir serta pekerjaan aliran air dan drainase

Rencana prioritas pembangunan Kota Solok ini disampaikan Wali Kota Solok, Zul Elfian saat me­ngikuti Video Conference dengan Gubernur Sumbar, Mahyeldi dalam rangka penyampaian usulan ke­giatan pembangunan da­lam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Pemprov Sumbar tahun 2023. Sedangkan untuk pemba­ngunan Bird Dome di Kawasan Pulau Belibis merupakan lanjutan pengemba­ngan Kawasan Wisata Pulau Belibis. Masih diperlukan alokasi anggaran Rp 15 mi­liar. Dan lanjutan pemba­ngunan laydam Batang Lembang. penataan Batang Lem­bang dilaksa­nakan me­lalui dana APBN, APBD Pro­vinsi dan APBD Kota Solok.

Baca Juga  Dorong Percepatan Vaksinasi Covid -19, Pemko Solok Tingkatkan Partisipasi Pelajar

Dari total 10 KM Batang Lembang, sepanjang 1 KM sudah ditangani. Untuk itu, pemerintah kota masih memerlukan pendanaan dari APBD Provinsi dan APBN. Kedepannya bisa dijadikan sebagai kawasan wisata sungai Kota Solok. Secara keseluruhan, Wali Kota Solok Zul Elfian me­nyampaikan, usulan Kota Solok dalam pencapaian program unggulan gubernur Tahun 2023 di bidang Stunting adalah pengadaan alat antropometri KIT di Posyandu (85 paket), pelatihan PMBA bagi tenaga ke­sehatan (103 orang), bantuan penanganan daerah rawan pangan (100 KK).

Dibidang entrepeneur, pelatihan wirausaha muda (50 orang), pelatihan pe­ngelolaan usaha kuliner (50 orang), serta petani peternak milenial (bibit sapi 40 ekor). Dibidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, pembangunan toilet di SMA 2, SMA 3 dan SMA 4 (51 unit), pemba­ngunan toilet di SMK 2 dan SMK 3 (48 Unit), pemberian beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi (50 orang).

Dibidang infrastruktur dan kewilayahan, optima­lisasi jalan Simpang Rumbio-Simpang Pulai pada ruas jalan P071 (1.400M), rehab jaringan irigasi di Batang Lembang arah ke Masjid Agung-Simpang Rumbio (50M), serta lanjutan pembangunan Stadion Marahadin (BKK).

Di bidang Ekonomi dan SDA, pembangunan RMU premium dan pengemasan (1 unit), peningkatan keah­lian dan keterampilan pe­laku usaha mikro pada pe­nguasaan teknologi informasi guna perluasan jeja­ring pemasaran (50 orang), lanjutan pembangunan sarana Pulau Belibis (1 paket).

Sementara, dukungan Kota Solok dalam APBD Kota Solok Tahun 2023, dalam bidang stunting, Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Gizi Masya­rakat (PMT Pemulihan) (300 paket), Pengadaan BKB Kit Stunting (26 paket), Kit Stunting Pra Nikah (13 paket), Genre Kit (13 paket), Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Gizi Ma­sya­rakat (4000 paket), Bantuan Penanganan Daerah Ra­wan Pangan (100 KK).

Baca Juga  Gubernur Sumbar Mahyeldi Ajak Semua Stakeholder Satu Tekad Membangun Sumbar

Bidang entrepeneur, Lanjutan inkubasi usaha mikro (2 kelompok), A­chie­vement Motivation Trai­ning (2 kali) dan pembinaan petani milenial (50 orang). Dibidang pemerintahan dan pembangunan manusia, rehabilitasi sedang/berat toilet SD (3 unit), pembangunan toilet dan sanitasi smp (1 paket) dan pemberian beasiswa untuk me­lanjutkan ke perguruan tinggi (50 orang).

Bidang infrastruktur dan kewilayahan, rehabilitasi jaringan irigasi permukaan (100 M), operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi permukaan (500 M), rehabilitasi jaringan irigasi permukaan (150 M), rehabilitasi jalan (500 M), pemeliharaan rutin jalan (221.700 M), serta pembangunan jalan (100 M). Bidang eko­nomi dan SDA, pembangunan lantai jemur RMU (1 Paket), pelatihan e-commerce dalam pengemba­ngan desain visual produk (50 orang), serta penataan pulau belibis.

Sementara itu, berda­sarkan usulan APBN, pengadaan alat kesehatan RSUD Kota Solok, pe­ning­katan ruas jalan Nasional Simpang Batas Kota Selayo – Simpang Poliguna, simpang lampu merah pandan – KTK, simpang poliguna – Bandar Panduang. Lanjutan pembangunan Laydam Batang Lembang, pemba­ngunan Bird Dome Pulau Belibis, pembangunan R­MU premium dan pengemasan, pengadaan pera­latan rumah produksi mi­nyak atsiri, bedah warung, pengadaan alat Air Quality Monitoring System (A­QMS), pengadaan WC portable serta pengadaan betor sampah. (vko)