OLAHRAGA

Alasan Surfa Yondri, Pimpin Lemkari Padang, Ingin Jadikan Beladiri Karate Wahana Pendidikan Karakter

0
×

Alasan Surfa Yondri, Pimpin Lemkari Padang, Ingin Jadikan Beladiri Karate Wahana Pendidikan Karakter

Sebarkan artikel ini
Surfa Yondri
Surfa Yondri

PADANG, METRO–Ketua Pengurus Cabang Lembaga Karate-Do Indonesia (Pengcab Lemkari) Kota Padang, Dr Surfa Yondri mengungkapkan, penyebab dirinya memimpin perguruan karate berlambang harimau ini untuk periode 2020-2025.

Pada pembukaan kenaikan sabuk /ujian kyu Lemkari Kota Padang yang berlangsung kampus sekolah SMK Taruna Jln Parupuak Tabiang No 22 C, Belakang Asrama Haji Tabing, Padang, Minggu (20/2) itu, sempat memaparkan peranan olahraga beladiri karate sebagai wahana pendidikan ka­rakter.

Paparanya tentang olahraga karate sebagai sarana pendidikan karakter disampaikan menjelang pe­laksanaan ujian kyu tersebut dimulai. Kegiatan pelatihan karate bagi generasi muda yang meng­gelutinya adalah sebagai gambaran kecil seseorang dihadapkan dengan replika kehidupan yang se­sunggunya, oleh karena itu kegiatan olahraga karate-Do sangat potensial untuk melaksanakan pendidikan moral, apabila dikelola dan dilaksanakan sebaik-sebaiknya.

Baca Juga  ISSI Sumbar Raih 1 Tiket ke PON

“Persoalanya yang paling menonjol dewasa ini adalah pengembangan karakter, penerapan fair play atau sportifitas sebagai nilai inti dalam olahraga karate-Do. Latihan karate pada perguruan Lemkari jangan dipandang sebelah mata, karena melalui olahraga karate banyak mendidik kita dalam pem­bentukan karakter dan kepribadian ,” ujar Surfa Yondri pemilik DAN IV ini.

Menurut Surfa Yondri, yang sehari-harinya Direktur Politeknik Negeri Padang ini, perguruan karate Lemkari memberikan pemahaman para kohainya (murid-red) memahami norma salah benar, kearifan dalam kehidupan, memiliki sika sportiv, disiplin serta taat azas dalam tata pergaulan.

Baca Juga  Dua Klub Voli Terbaik Agam Menuju Sumbar

“Peran olahraga karate perguruan Lemkari yang kita cintai ini sangat penting dan strategi dalam konteks pengembangan kualitas sumber daya manusia yang sehat mandiri, bertanggungjawab dan memiliki sifat kompetitif yang tinggi,” kata Surfa Yondri dalam sambutannya dihadapan 300-an peserta ujian kyu Lemkari Kota Padang.

Surfa Yondri dan sensei Yatimen, Rafelita, Agus­mardi, Nazar Efendi, Yunaldi dan MSH Kota Padang, juga memonitor langsung dari awal hingga akhir saat pelaksanaan ujian kyu berlangsung. (boy)