SAWAHLUNTO, METRO–Festival randai tingkat SLTA dan umum se Kota Sawahlunto dengan tema “Warih nan Bajawek” dilaksanakan, 18 – 19 feb 2022 bertempat di Museum Kereta Api Mak Itam, Kota Sawahlunto Sumbar.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk acara budaya, guna untuk lebih mewariskan seni dan budaya serta sekaligus menjaga adat dan budaya, di tengah kemajuan teknologi. Aktivitas ini, utamanya ditujukan kepada para generasi muda Kota Sawahlunto.
Acara yang dibuka langsung Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Sawahlunto, Dr dr Ambun Kadri MKM, Jumat malam (18/2) dihadiri oleh Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan dan Permuseuman, Kadis Pendidikan dan GM PTBA UPO serta perwakilan Bank Nagari Sawahlunto.
Kegiatan yang merupakan salah satu bentuk untuk menumbuh kembangkan seni budaya, khususnya Randai di Kota Sawahlunto, diprakarsai oleh Persatuan Mahasiswa Kota Sawahlunto.
Sekdako Sawahlunto, dalam sambutannya yang didahului dengan pantun, sangat mengapresiasi kegiatan yang bersifat budaya seperti ini, apa lagi dimotori oleh generasi muda melalui Persatuan Mahasiswa Kota Sawahlunto, Cabang Batusangkar.
Lebih lanjut Sekdako mengatakan, “Pemko Sawahlunto tetap berkomitmen dalam mendorong serta menumbuh-kembangkan dan melestarikan seni budaya, sesuai dengan Visi Kota Sawahlunto,” ungkap Sekdako Ambun Kadri dalam sambutannya yang sekaligus secara resmi membuka kegiatan festival randai ini.(pin)






