PAYAKUMBUH/50 KOTA

Wako Riza Falepi Minta Maaf, Iven Pacu Kuda Sepi Penonton

0
×

Wako Riza Falepi Minta Maaf, Iven Pacu Kuda Sepi Penonton

Sebarkan artikel ini
minta maaf—Wali Kota Riza Falepi menyampaikan permohonaan maaf kepada masyarakat pecandu pacu kuda karena tidak bisa menyaksikan secara langsung akibat Covid-19.

KUBUGADANG, METRO–Wali Kota Riza Falepi minta maaf kepada seluruh masyarakat dan pecandu pacu kuda yang tidak dapat menyaksikan Iven Pacu Kuda Payakumbuh Bank Nagari Open Race Tahun 2022 secara langsung di lapangan pa­cuan Kubu Gadang karena iven ini digelar dengan penonton terbatas. “Hal ini dikarenakan kondisi Covid-19 di Kota Payakumbuh meningkat se­hingga Kota Payakumbuh berada pada level 2 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PP­KM). Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya, kami harap masyarakat bisa maklum,” kata Wali Kota Riza Falepi saat mem­buka iven tersebut, Minggu (20/2).

Namun, untuk memfasilitasi agar bisa ditonton, tayangan langsung iven pacu kuda masih bisa di­saksikan secara daring melalui live streaming di akun media sosial Youtube, Instagram, dan Facebook Pemerintah Kota Payakumbuh serta Denai TV selaku media TV lokal. “Rencananya iven ini kita gelar secara terbuka dan gratis untuk umum, pre­diksi kita orang yang menonton bisa mencapai 50 ribu orang, tetapi tepat beberapa hari sebelum pelaksanaan, level kota kita ditetapkan berada pada level 2 PPKM. Akhir­nya setelah rapat Satgas Covid-19 juga ada Kapolres AKBP Alex Prawira, maka kita putuskan digelar tanpa penonton. Yang boleh ada di lokasi acara hanya orang yang terlibat dalam pelaksanaan,” kata Riza.

Wali kota dua periode itu optimis, bila suatu waktu kondisi pandemi sudah reda, Kota Payakumbuh siap untuk menggelar pacu kuda dengan lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga  Baznas Payakumbuh Salurkan 3.600 Paket Sembako

Sementara itu, Komisaris Utama Bank Nagari Sumatera Barat Benni Warlis dalam sambutannya menyampaikan pacu kuda adalah agenda budaya yang perlu dilestarikan, sebagian besar bagi orang Sumbar ini adalah alek anak nagari. “Meski masih dalam masa pandemi, iven ini bisa disaksikan melalui media sosial dan ditonton banyak ma­syarakat,” kata Benni.

Benni menyampaikan, Bank Nagari mendukung iven-iven seperti ini di Sumbar, termasuk Kota Payakumbuh karena Bank Nagari adalah milik Pemprov Sumbar, dan pemegang sahamnya ada 19 kota/kabupaten. “Setiap tahun, pemda mengambil bagian menanamkan saham di Bank Nagari,” je­lasnya.

Ditambahkan Benni, Bank Nagari dalam ta­hapan menuju bank syariah, pada awal 2023 akan bertransformasi dan butuh dukungan dari seluruh masyarakat. “Kami sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia pelaksanaan iven Pacu Kuda Payakumbuh Bank Nagari Open Race Tahun 2022,” kata Benni.

Ketua Pordasi Sumbar Ramlan Nurmatias mengatakan ketentuan pelaksanaan iven yang diberlakukan hari ini disebabkan masalah Covid-19 yang belum selesai, akhirnya penyelenggaraannya harus memenuhi protokol kesehatan ketat sesuai aturan PPKM level 2. “Jujur saja, pelaksanaan pa­cu kuda di Kota Payakumbuh kali ini luar biasa dan perlu dipuji, karena biasanya orang berdagang dan menonton di tengah lapangan, kali ini bisa kita leluasa menyaksikan kuda berlari di tengah arena pacuan,” kata mantan Wali Kota Bukittinggi itu.

Baca Juga  Di Penghujung Jabatan, Riza Falepi Lantik Tiga Kadis

Ramlan turut menyam­paikan apresiasi kepada Wali Kota Riza Falepi selama masa tugasnya me­mimpin Kota Payakumbuh selama 2 periode dan hanya tinggal 7 bulan lagi, namun tetap eksis dalam pacuan kuda dan mendukung kegiatan Pordasi. “Kami juga ucapkan terima kasih kepada Bank Nagari yang sangat ba­nyak membantu pordasi, termasuk Pengcab-Pengcab di Sumbar. Tanpa Bank Nagari pordasi tak bisa berjalan dengan kuat. Bank nagari milik kita dan selalu memperhatikan,” ujarnya.

Terakhir, Ramlan menerangkan saat ini ada dua lapangan pacuan di Sumbar yang baru memenuhi standar nasional, yakni di Kota Sawah Lunto dan Kota Padang. Pordasi Sumbar tengah mempersiapkan rencana kejuaraan nasional yang di­perkirakan digelar pada pertengahan 2023 di Su­matera Barat bisa dilaksanakan dengan baik. “Ke depan Pordasi berkoodinasi dengan pemda, da­lam hal ini gubernur selaku dewan penasehat Pordasi untuk mempersiapkan kebutuhan seperti sarana prasara, mulai dari kandang kuda, penginapan, dan akomodasi tamu dari luar daerah. Supaya kedepan kita sukses menjadi tuan rumah iven akbar itu, kata Ramlan. (uus)