BUKITTINGGI, METRO–Pemko Bukittinggi melalui Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan, kembali gelar operasi pasar minyak goreng (Migor) seharga Rp 14.000 per liter. Kali ini Pemko Bukittinggi bekerjasama dengan PT. Apical, siapkan 15.000 liter yang disebar di tiga kecamatan, mulai Rabu (16/02) hingga Jumat (18/02).
Plt Kepala Diskp UKM dan Perdagangan Bukittinggi, Wahyu Bestari, melalui Kabid Perdagangan Mira Rosy menjelaskan, operasi pasar ini dilakukan dalam rangka menstabilkan harga, sesuai dengan ketentuan dari kementerian perdagangan. Dimana, Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk migor kemasan premiun Rp 14.000 perlinter.
Operasi pasar juga dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan minyak goreng. Pemko Bukittinggi kali ini bekerjasama dengan PT. Apical menyiapkan sebanyak 15.000 liter, untuk dibagi di 3 kecamatan. Dimana masing masing kecamatan disiapkan 5000 liter,” jelas Mira.
Untuk prosesnya, masing masing warga di setiap kecamatan, diberi kesempatan untuk membeli minyak goreng, maksimal 6 liter perwarga. Kegiatan operasi pasar dipusatkan di kantor camat.
Rabu kemarin dilaksanakan di Kecamatan ABTB, Kamis kita laksanakan di Kecamatan Guguak Panjang dan Jumat kita laksanakan di Kecamtan MKS,” jelasnya. Operasi pasar minyak goreng ini, merupakan kegiatan ke 3 yang dilakukan sejak terjadi kenaikan harga minyak goreng 2021 lalu. (pry)






