BUKITTINGGI, METRO–Sesuai perencanaan, Tim Peduli Kemanusiaan (TPK) Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Landbouw Bukittinggi (IASMA 1), gelar aksi sosial operasi bibir sumbing. Kegiatan yang dibuka langsung Gubernur Sumbar ini dilaksanakan di RSAM Bukittinggi, Selasa (15/2).
Ketua Panitia Pelaksana, Ns Arfida Pepi menjelaskan, kegiatan sosial operasi bibir sumbing dan langit langit gratis se Sumbar ini, diprakarsai Tim Peduli Kemanusiaan (TPK) IASMA Negeri 1 Landbouw Bukittinggi ini, bekerja sama dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Sumbar, Persatuan Ahli Bedah Mulut dan Masilofasial Indonesia (PABMI) Sumbar, Smile Train Indonesia dan RSUD Dr Achmad Mochtar Bukittinggi serta RSU Aisyiah Padang.
“Ini merupakan bagian penting dari kegiatan sosial Tim Peduli Kemanusiaan IASMA 1 Landbouw Bukittinggi. Program operasi bibir sumbing ini, merupakan kegiatan pertama yang dilaksanakan oleh TPK
Proses dilaksanakan selama dua hari. Hari pertama untuk screening dan hari kedua proses operasinya. Dari 24 yang mendaftar se Sumatera Barat, 18 pasien yang dinyatakan kondisinya baik untuk dioperasi. 6 Bukittinggi, 2 Kabupaten 50 Kota, 1 Pasaman, 1 Pasbar, 5 Sawahlunto, 2 Sijunjung,” ungkap Ns Arfida.
Ketua IASMA 1 Landbouw Bukittinggi, Indra Januar, menyampaikan, TPK merupakan salah satu tim resmi dari IASMA 1 Landbouw Bukittinggi, yang masuk dalam bidang V. Dimana, TPK bergerak di bidang sosial kemanusiaan “Sudah banyak yang telah kita laksanakan dalam upaya aksi kemanusiaan. Untuk kali ini, pertama kali dilaksanakan, operasi bibir sumbing. Alhamdulilah berjalan lancar dan sesuai rencana. Terima kasih seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini,” ungkapnya melalui zoom meeting dalam acara pembukaan itu.
Direktur RSAM, drg. Busril, yang juga alumni SMAN 1 Bukittinggi angkatan ’92, menyampaikan, banyak manfaat yang tentunya didapatkan berkat kerja keras bersama. Kegiatan yang dilaksanakan ini, merupakan gagasan IASMA 1 Bukittinggi dikolaborasikan dengan PDGI Sumbar, PABMI Sumbar, Smile Train Indonesia RSUD Dr Achmad Mochtar Bukittinggi dan RSU Aisyiah Padang.
“Kegiatan ini langkah besar. Karena dengan membantu anak anak dan saudara kita, yang menderita bibir sumbing, akan sangat membantu masa depan mereka,” ujar Indra Januar.
Gubernur Sumbar Mahyeldi merupakan alumni SMA 1 Bukittinggi angkatan ’86, mengapresiasi kegiatan sosial operasi bibir sumbing ini. Pelaksanaannya tidak hanya warga Bukittinggi, tapi TPK mengajak warga seluruh Sumatera Barat untuk dapat mengikuti kegiatan ini.
“Jadi dilaporkan bahwa mereka yang mengikuti operasi bibir sumbing ini, tersebar dari seluruh Sumbar. TPK sebelumnya sudah menemui kepala daerah kabupaten kota, untuk ikut mensukseskan ini. Dinas terkait melakukan pendataan bagi warga Sumbar yang ingin mendapatkan kesempatan untuk mengikuti operasi ini ,” ujar Gubernur. (pry)






