SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Logas Muaro Sijunjung Segera Dibangun jadi Alun alun Kota

0
×

Logas Muaro Sijunjung Segera Dibangun jadi Alun alun Kota

Sebarkan artikel ini
JADI IKON--Ruangan Taman Hijau (RTH) Logas, Muaro Sijunjung segera menjadi ikon baru bagi ibukota Kabupaten Sijunjung.

SIJUNJUNG, METRO–Pemkab Sijunjung berencana akan memusatkan kawasan Logas Muaro Sijunjung menjadi alun-alun kota yang menjadi ikon baru Ibukota Kabupaten Sijunjung.  Setelah adanya taman ruang terbuka hijau (RTH) dan pujasera sebagai pusat kuliner, penataan akan dilakukan lebih luas dengan cara mengalihkan lapangan bola M.Yamin yang ada di bagian belakang RTH.

Dengan demikian, kawasan alun-alun kota di RTH Logas akan menjadi lebih luas. Namun, Pem­kab Sijunjung akan kembali mem­bangun lapangan bola sebagai ganti lapangan M.Yamin yang digunakan untuk alun-alun kota.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Keuangan dan Aset Dae­rah (BKAD) Kabupaten Sijunjung, Endi Nazir. Dikatakannya rencana tersebut sudah hampir rampung. “Prosesnya masih berjalan hingga kini. Kita juga masih mencari lokasi yang cocok untuk membangun lapangan bola baru yang menjadi gantinya, dan itu masih berada di dalam Nagari Muaro artinya masih di sekitar sini (Muaro),” ucap Endi Nazir.

Baca Juga  Kadishut Sumbar Tinjau Budidaya Lebah Galo-galo

Upaya itu dilakukan, lanjut Endi Nazir, untuk menjadikan kawasan RTH sebagai pusat kota, dengan ditambahkan pemba­ngunan alun-alun kota di lapa­ngan M.Yamin saat ini.  “Lapa­ngan M.Yamin akan dibongkar untuk dijadikan alun-alun kota, sebagai pendukung RTH dan pujasera sebagai pusat kuliner. Dengan begitu penataan wajah ibukota kabupaten akan lebih menarik,” papar Endi Nazir.

“Itu perencanaan dalam jang­ka pendek, artinya dalam tahun ini atau tahun 2023 mendatang prosesnya sudah berjalan,” ujar Endi Nazir.

Baca Juga  Pedagang Risih, Kondisi Pasar Kumuh

Penataan wajah ibukota kabupaten tersebut dilakukan agar bisa menjadikan Muaro Sijunjung sebagai pusat pemerintahan memiliki ikon, serta sebagai penggerak baru bagi perekonomian masyarakat.

“Kita sudah punya ruang terbuka hijau atau RTH, taman yang dihiasi lampu dan air mancur. Apalagi saat ini pujasera sebagai pusat kuliner juga sudah diresmikan, sehingga jika ditambah de­ngan alun-alun akan menjadi le­bih sempurna. Dengan demikian kawasan taman kota akan menjadi lebih luas dan representatif,” tambah Endi Nazir. (ndo)