METRO SUMBAR

PDAM Padangpanjang Terus Kembangkan Inovasi SWMS

0
×

PDAM Padangpanjang Terus Kembangkan Inovasi SWMS

Sebarkan artikel ini
Aplikasi Smart Water Management System (SWMS) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padangpanjang yang diluncurkan akhir tahun 2020 lalu terus dikembangkan.

PDG.PANJANG, METRO–Aplikasi Smart Water Management System (SW­MS) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padangpanjang yang diluncurkan akhir tahun 2020 lalu terus dikembangkan.

Hal tersebut diungkapkan Direktur PDAM Kota Padangpanjang, Adrial A. Bakar, ST, saat di hubungi Kominfo, Sabtu (12/2). Pe­ngembangannya baik secara kuantitas maupun kualitas data yang dapat dimonitoring untuk bisa meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

“Saat ini jumlah titik monitoring tekanan bersensor pada jaringan perpipaan PDAM telah me­ningkat dua kali lipat. Dari 20 unit menjadi 40 unit yang tersebar di seluruh jari­ngan transmisi dan distribusi,” jelasnya.

Dikatakan Adrial, secara kualitas pelaksanaan monitoring tekanan air telah dilengkapi dengan gra­fik harian untuk lebih mu­dah melakukan pemantauan. Sebelumnya hanya melihat berdasarkan data nilai tekanan saja.

“Yang paling berperan adalah pemanfaatan data tekanan tersebut dalam operasional distribusi air kepada pelanggan. Setelah melakukan beberapa kali workshop di Bagian Pro­duksi dan Distribusi, saat ini semua data tekanan telah terpantau, terolah dan teranalisa dengan baik oleh seluruh staf terkait, melalui handphone masing-ma­sing.”

Baca Juga  Syahril , Lansia Miskin Disambangi Wabup Zuldafri

“Setiap potensi munculnya gangguan, dengan cepat bisa diprediksi dan diantisipasi. Sehingga me­nurunkan timbulnya gangguan pelayanan air minum. Dengan demikian gangguan pelayanan dapat diminimalkan,” ungkapnya.

Secara finansial pe­ngen­dalian tekanan air pada jaringan pipa yang lebih baik, tambahnya, juga telah me­nurunkan biaya operasi pemeliharaan pipa transmisi dan distribusi sampai 30%, karena menurunkannya tingkat kerusakan.

“Ke depan secara internal, sistem ini akan terus dikembangkan sesuai dengan kemajuan teknologi informasi dan kebutuhan PDAM. Dan secara eksternal sistem ini juga dapat diduplikasi oleh pengguna lain,” terangnya.

Diungkapkanya, SWMS yang sudah berjalan di samping sensor tekanan seperti di atas, yang lainnya juga ada sistem pemantauan operasi pompa melalui handphone, monitoring tinggi muka air re­servoir menggunakan CC­TV, pengurasan pipa secara otomatis. Dan yang terbaru adalah pemba­caan meter air produksi dan distribusi menggu­nakan CCTV.

Baca Juga  Truk CPO Sering Tumpah di Jalan, Ketua KNKT: Libatkan Polisi untuk Menindak Pengusaha

“Semua sistem diba­ngun untuk memudahkan pemantauan aktivitas o­perasional pelayanan air minum kepada pelanggan bisa dilakukan secara cepat dan tepat karena real ti­me,” katanya.

Untuk diketahui, pada tahun 2021 yang lalu Pemerintah Kota Padang Pan­jang merupakan salah satu pemenang Innovation Government Award (IGA) yang salah satunya didu­kung oleh sistem SWMS PD­AM ini.

“Selain itu juga, PDAM saat ini masuk nominasi sembilan besar Penghargaan Jaminan Sosial Ke­tenagakerjaan (Paritrana Award) 2021 Tingkat Nasional Kategori Badan U­saha Skala Menengah,dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Ma­nusia dan Kebudayaan yang akan dilakukan penilaian melalui wawancara pada sabtu depan,” tutur­nya. (rmd)