METRO SUMBAR

Bupati dan Wako Padangpariaman Disuguhi Nasi Sek

0
×

Bupati dan Wako Padangpariaman Disuguhi Nasi Sek

Sebarkan artikel ini
PERESMIAN—Bupati Padangpariaman Suhatri Bur dan Wako Pariaman Genius Umar saat acara peresmian.

PDG.PARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin, menghadiri peresmian pemakaian Sekretariat PKDP Kota Padang. Saat itu Suhatri Bur dan para tamu  lainnya disuguhi nasi sek. Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Kota Padang yang dinakhodai oleh Amril Amin sebagai Ketua dan Ronny sebagai Sekretaris, resmi memiliki Sekretariat yang representatif.

Gedung Sekretariat PK­DP Kota Padang itu, di­resmikan pemakaiannya oleh Walikota Pariaman Genius Umar didampingi Bupati Padangpariaman Suhatri Bur.

Ketua Panitia Ronny  menyatakan kepengurusan PKDP Kota Padang periode 2021 – 2026 telah dikukuhkan bulan Desember 2021 lalu melalui Surat Keputusan DPW PKDP no. 003/SK/DPW-PKDP/SB/XII-2021. Dengan demikian, pengurus tersebut harus memiliki kantor untuk bekerja dan melakukan aktifitas organisasi.

“Atas dasar kesepakatan niniak mamak dan u­rang tuo PKDP Kota Padang serta masukan dari Ketua Dewan Pembina Saharman Zanhar, didapat kata sepakat. Bahwa Sekretariat DPD PKDP Kota Padang adalah sebuah bangunan Rumah Toko (Ruko) 3 lantai yang berlokasi di pertigaan wisma indah Ulak Karang Kota Padang,” jelas Ronny.

Dikatakan, sekretariat PKDP akan dimanfaatkan sebagai tempat berhimpunnya urang Piaman di Kota Padang. Lantai 1, ruang utama full AC yang bisa dipakai untuk rapat dan pertemuan khusus ba­gi pengurus PKDP maupun anggota yang sudah dipesan sebelumnya. Lantai 2 digunakan sebagai Lapau Kampuang, disediakan me­ja untuk anggota PKDP yang hobi main Domino dan Koa sembari menikmati makanan dan minuman khas Piaman. Sementara di lantai 3, digunakan untuk Kantor PKDP Kota Padang dan ruang rapat internal.

Sementara  Saharman Zanhar selaku owner La­pau Piaman mengucapkan terima kasih atas kehadiran tamu dan undangan terutama kepada bapak Walikota dan Bupati Pa­dang­pariaman, yang telah meluangkan waktu untuk datang bersama rombo­ngan di Lapau Piaman.

“Lapau Piaman merupakan inisiatif saya secara pribadi, untuk menghadirkan suasana lapau yang ada Piaman terasa pula di sini Kota Padang. Dan fungsi Lapau di Piaman sangat strategis, karena disitu akan berkumpul tokoh dari berbagai kalangan dan profesi beragam. Mereka akan membahas situasi negara dan politik di lapau dan menjelang subuh su­dah didapat kesimpulan dari ota lapau tadi,” tutur Saharman.

Kemudian Walikota Pa­riaman H Genius Umar  mengucapkan terima kasih kepada pengurus PKDP Kota Padang yang selalu bangga sebagai urang Piaman walaupun berada di Kota Padang.

Dia mengatakan, bahwa seiring berjalannya waktu dan terjadinya pe­ngembangan Kota Padang. hampir 90% wilayah Kabupaten Padangpariaman diserahkan kepada Peme­rintah Kota Padang. Artinya, warga Piaman yang berdomisili di Kota Padang, wajib terlibat dalam setiap gerak pembangunan yang sedang berjalan di Kota Padang. “Karena yang di­bangun itu adalah tempat tinggal kita, tidak ada perpindahan domisili dan tempat tinggal. Yang ada ha­nyalah tanah leluhur, yang beralih status menjadi wi­layah administrasi Kota Padang,” ungkapnya.

Walikota Genius Umar juga mengharapkan kepada anggota PKDP Kota Padang, untuk mendukung program strategis Pemerintah Kota Pariaman, yaitu program Satu Keluarga Satu Sarjana (SAGA SAJA) yang memang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Alhamdulillah, sudah banyak anak-anak kita dari keluarga kurang mampu bisa melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta yang umumnya berada di Kota Padang. Namun adik-adik mahasiswa yang kita biayai ini, sering terbentur dengan masalah tempat tinggal/kost yang biayanya cukup mahal.

Karena itu, kami berharap PKDP Kota Padang bisa membangun sebuah asrama mahasiswa yang sederhana dan layak. Nanti akan kita kerjasamakan dengan Pemerintah Kota dalam pengoperasian yang akan disinkronkan dengan program Saga Saja tersebut,” ujar Genius Umar.

Selanjutnya, Bupati Pa­dangpariaman Suhatri Bur mengatakan lapau Piaman adalah menunjukkan ciri khas urang Piaman, harus dipertahankan dan di­kem­bangkan dalam hal positif. Seperti fungsi lapau sebagai wadah diskusi dan tempat berkumpulnya to­koh dari berbagai unsur dan latar belakang pendi­dikan yang berbeda.

“Sebagai orang piaman, sudah bisa dipastikan dia suka duduk di lapau. karena disamping fungsi lapau di Piaman sebagai pusat informasi juga sebagai wadah berhimpunnya segala lapisan ma­syarakat. Mulai dari tukang ojek dan stokar sampai kepada saudagar emas dan pejabat politik, semuanya berkumpul di lapau. Fungsi ini yang mesti kita pertahankan sebagai budaya dan dapat menjadi ruang diskusi publik, untuk membicarakan berbagai ma­salah serta kemajuan kampung halaman dan rantau,” ungkap Suhatri Bur.

Di samping itu, dengan kehadiran lapau Piaman Bupati Suhatri Bur menghimbau kepada seluruh DPD PKDP yang ada di provinsi Sumatera Barat. Untuk membangun lapau Piaman sebagai wadah berhimpunnya urang Piaman, dengan model dan versinya menyesuaikan kondisi masing-masing da­erah.

“Yang penting, lapau tersebut akan digunakan sarana berkumpul dan me­nyediakan kuliner khas Piaman. Dan lapau Piaman juga akan menggambarkan identitas urang asli Piaman di daerah tersebut,” tambah Suhatri Bur me­ngakhiri.

Usai peresmian Sekretariat PKDP, para tamu diajak menikmati nasi sek ala lapau Piaman. Kuliner khas Piaman itu, ternyata dinikmati oleh semua tamu dan undangan. Terutama sala bulek dan sala lambuak serta gulai santan kapalo lauak situhuak yang ditemani dengan sayue anyang jo pucuak parancih.

Menurut Masuri Ibo selaku Manajer Operasional lapau Piaman, menu yang tersedia di lapau Piaman ada 3 sesion dengan tiga jenis kuliner. Pada sesion pertama, pukul 05 – 11 tersedia sarapan pagi se­perti teh talue, kopi dan katupek lamak dengan berbagai macam gulai, pukul 11 – 16 disediakan nasi sek dan sala lauak ala Pasie Piaman. Kemudian, mulai pukul 16 – 24 pengunjung lapau Piaman bisa menikmati sate, gado-gado, tahu kecap ala Piaman sambil bermain koa dan domino menjelang istirahat. (efa)