OLAHRAGA

10 Pemain Positif Covid-19, Duel Jakarta Pertamina Pertamax vs Kudus Sukun Badak Ditunda

0
×

10 Pemain Positif Covid-19, Duel Jakarta Pertamina Pertamax vs Kudus Sukun Badak Ditunda

Sebarkan artikel ini
079946100 1641715570 WhatsApp Image 2022 01 09 at 15.02.17
Tim bola voli putra Jakarta Pertamina Pertamax saat bertanding di ajang Proliga 2022.

JAKARTA, METRO–Duel Jakarta Pertamina Pertamax vs Kudus Sukun Badak pada putaran kedua Proliga 2022 terpaksa ditunda. Sebab, terdapat sepuluh pemain Jakarta Pertamina yang terkonfirmasi positif Covid-19 sehingga hanya menyisakan delapan pemain saja.

 Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Manajer Jakarta Pertamina Pertamax Sutrisno yang me­nyebut timnya terkena badai Covid-19.

“Dari 18 pemain kaami, sebanyak 10 orang positif Covid-19. Kami tidak bisa hanya bermain dengan tim tersisa delapan orang.”

 “Mereka mungkin positif setelah kami liburkan beberapa hari. Kami juga sudah membawa mereka ke tempat karantina dan dipisah dengan anggota tim yang sehat,” ungkap Sutrisno.

Baca Juga  Peringati 113 Tahun Perang Manggopoh, Pemnag Mang­gopoh Gelar Berbagai Iven Olahraga

Wakil Direktur Proliga 2022 Reginald Nelwan me­ngatakan meski ada per­tandingan yang tertunda, turnamen bola voli tertinggi di Indonesia itu masih tetap berjalan hingga akhir.

Hal itu merupakan komitmen dari Proliga yang ingin menyelesaikan turnamen pada Maret 2022.

“Kami melakukan pe­nundaan karena tim Jakarta Pertamina Pertamax melaporkan 10 pemainnya positif Covid-19. Merujuk kepada peraturan yang berlaku, akhirnya laga ditunda dan kami tetap ber­komitmen untuk menyelesaikan turnamen hingga akhir,” ungkap Reginald.

Rencananya, pe­nun­daan laga ini akan dilakukan selama satu minggu ke depan. Apabila memungkinkan, pertandingan akan digelar pada hari penyelenggaraan Proliga, yakni Jumat, Sabtu atau Minggu.

Baca Juga  Laskar Mataram Menang Tipis, Semen Padang masih Nyaman di Zona Merah

Kasus positifnya 10 pemain Jakarta Pertamina Pertamax merupakan kali ketiga di Proliga 2022 setelah sebelumnya menimpa lima pemain Gresik Pe­t­rokimia Pupuk Indonesia dan pelatih Surabaya Bha­yangkara Samator.( jpnn)