METRO BISNIS

IPO Tawarkan Saham Mulai Rp 470 per Lembar

0
×

IPO Tawarkan Saham Mulai Rp 470 per Lembar

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, METRO–Perusahaan perkebu­nan dan pengolahan kelapa sawit, yaitu PT Sumber Tani Agung Resources Tbk akan melepas sahamnya ke publik melalui penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO) seba­nyak 877.072.000 lembar saham atau sebesar 8,06 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dari lembar saham biasa dengan nilai nominal Rp 100. Presiden Direktur Perseroan Mosfly Ang President Director menga­ta­kan, harga saham yang ditawarkan sekitar Rp 470 hingga Rp 605 per lembar saham.

Sehingga, dana segar yang akan diperoleh dari hasil IPO tersebut sebesar Rp 530.628.560.000. Menurutnya, kelapa sawit saat ini masih menjadi komoditas primadona di sektor perkebunan, dibandingkan sektor komoditas perkebunan lainnya, seperti ka­kao, karet, kopi dan lainnya.

Hal ini dapat dilihat dari perkembangan luas areal atau tanaman menghasilkan yang selalu meningkat setiap tahun. Kebijakan pemerintah untuk penerapan biodiesel, yang merupakan bagian dari program hilirisasi pemerintah juga meningkatkan daya tarik komoditas ini.

“Keberhasilan hilirisasi minyak sawit sudah berhasil memperbaiki komposisi ekspor dari dominasi mi­nyak mentah menjadi pr­o­duk minyak sawit dalam bentuk olahan,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (9/2).

Ia menyebut, nantinya, perseroan akan menggu­nakan seluruh dana dari Penawaran Umum Perdana Saham untuk belanja modal (capital expenditure) pembangunan industri hilir anak usaha yaitu PT Sumber Tani Agung Oils & Fats (STAOF) di atas lahan seluas 42,6 hektare (Ha).

Ia merincikan, 54 per­sen dari dana IPO terse­­but akan digunakan untuk pem­bangunan kilang de­ngan kapasitas 2.000 MT CPO per hari yang membutuhkan waktu 22 bulan. “Diperkirakan target pe­nyelesaian pada Oktober 2023,” imbuhnya.

Selain itu, sekitar 23 persen akan digunakan untuk pembangunan fasilitas dermaga membutuhkan waktu 22 bulan, yang diperkirakan target penyelesaian pada Oktober 2023. Sedangkan sisanya, yang sebesar 23 persen akan digunakan untuk tangki timbun dengan kapasitas 35.000 MT tersebut membutuhkan waktu 22 bulan, yang diperkirakan target penyelesaian pada Oktober 2023.

PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia dan PT CIMB Niaga Sekuritas akan ber­tindak sebagai penjamin pelaksana emisi tersebut. Adapun jadwal masa pe­nawaran awal 9 – 15 Februari 2022, perkiraan tanggal efektif 25 Februari 2022, perkiraan masa penawaran umum perdana saham 2 – 8 Maret 2022, dan per­kiraan tanggal pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia pada 10 Maret 2022. (jpc)