PASAMAN/PASAMAN BARAT

Gencarkan Vaksinasi Murid SD, Pemkab Pasaman Launching Gebyar Lomba Sumdarsin 6-11 Tahun

0
×

Gencarkan Vaksinasi Murid SD, Pemkab Pasaman Launching Gebyar Lomba Sumdarsin 6-11 Tahun

Sebarkan artikel ini
VAKSINASI ANAK— Bupati Pasaman Benny Utama foto bersama dengan salah seorang murid SD yang sudah divaksin pada peluncuran Gebyar Lomba Sumdarsin Anak Usia 6-11.

PASAMAN, METRO–Pemerintah Kabupa­ten (Pemkab) Pasaman terus gencar melaksanakan vaksinasi Covid-19 di daerah Pasaman. Kali ini menyasar kala­ngan para pelajar sekolah dasar (SD) sederajat. Hal itu ditandai dengan Launching Gebyar Lomba Sumdarsin A­nak Usia 6-11 Antar Se­kolah Dasar (SD) dan se­derajat se-Kabupaten Pa­saman.

Peluncuran Gebyar Lomba Sumdarsin Anak usia 6 -11 oleh Bupati Pasaman Benny Utama yang dipusatkan  di SDN 04 Sontang Padang Ge­lugur beberapa hari yang lalu. Launching ditandai de­ngan pelepasan balon ke udara oleh Bupati Pasaman bersama Kapolres Pasaman AKBP Fahmi Re­za serta jajaran Forkopimda Pasaman lainnya.

Bupati Benny Utama menjamin bahwa vaksinasi aman buat anak-anak. “Kami menjamin bahwa vaksin aman buat anak-anak usia 6 sampai 11 tahun. Mari kita bentengi anak-anak dari wabah Covid-19,” ajak Benny.

Ia menegaskan vaksinasi terhadap anak usia 6-11 tahun cukup penting dilaksanakan. Apalagi selama ini kalangan wali murid juga  sangat mendambakan sang anak bi­sa kem­bali belajar di sekolah atau tatap muka seperti sedia kala. “Vak­sin untuk anak-anak ini aman. Jadi, mari kita sa­ma-sama men­dukung pro­gram vaksinasi ini, ” ajak bupati.

Saat ini Covid-19 sudah bermu­tasi memunculkan va­rian baru. “Tidak ada pilihan, kita mesti menjaga tubuh de­ng­an me­ning­katkan imun me­lalui vaksinasi, termasuk buat lan­sia dan anak-anak,” kata bupati.

Sementara,  Kapolres Pa­saman Fahmi Reza men­je­laskan, pihaknya sengaja menciptakan suasana nyaman buat anak-anak saat pe­laksanaan vaksinasi di se­kolah. “Kita tidak ingin anak-anak me­rasa takut melihat petugas medis datang ke sekolah dan para orang tua serta wali murid sengaja ikut diundang mendampingi,” jelas Fahmi. (mir)