BERITA UTAMA

Motor Hilang Kendali, Pelajar SMA Masuk Kolong Mobil, Tewas Setelah Terlindas Ban di Jalan Siti Nurbaya

0
×

Motor Hilang Kendali, Pelajar SMA Masuk Kolong Mobil, Tewas Setelah Terlindas Ban di Jalan Siti Nurbaya

Sebarkan artikel ini
IMG 20220204 WA0023 1
OLAH TKP— Unit Laka Lantas Polresta Padang melakukan olah TKP kecelakaan yang menewaskan seorang pelajar SMA di di Jalan Siti Nurbaya, Bukit Gado-gado, Kecamatan Padang Selatan, Jumat (4/2) sekitar pukul 11.15 WIB.

PADANG, METRO–Seorang pelajar Sekolah Me­nengah Atas (SMA) tewas menge­naskan setelah motor yang diken­darainya bertabrakan dengan satu unit mobil Avanza di Jalan Siti Nurbaya, Bukit Gado-gado, Keca­matan Padang Selatan, Kota Pa­dang, Jumat (4/2) sekitar pukul 11.15 WIB.

Diduga korban hilang kendali di jalan yang berliku dan turunan tajam sehingga menabrak mobil Avanza yang datang dari arah berlawanan. Aki­batnya motor yang diken­darai oleh korban nyaris hancur, sementara korban masuk ke dalam kolong mobil dan terlindas hingga menyebabkan korban te­was seketika ditempat.

Selain itu, kejadian ini sontak membuat warga beramai-ramai datang ke lokasi untuk membantu evakuasi korban yang berada di bawah kolong mobil, serta membantu eva­kuasi sepeda motor ke pinggir jalan.

Terlihat, sepeda motor tersebut bermerek Honda Vario warna hitam dengan nomor polisi BA 4265 LN. sedangkan satu unit mobil Toyota Avanza warna hitam dengan nomor polisi BA 1358 DA diganjal batu yang mengalami kerusakan pada bagian depan serta bemper depan pe­nyok dan gores.

Baca Juga  Wujud Kepedulian Polri di Tengah Masyarakat, Polres Pessel Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-79

Sekitar pukul 11.43 WIB, sepeda motor dibawa dengan becak motor ke Polsek Padang Selatan. Sementara itu mobil Toyota Avanza warna hitam ini juga dibawa beserta dengan sopirnya ke Polsek Padang Selatan.

Seorang saksi mata di lokasi menyebutkan, awalnya dia mendengar suara benturan keras dari dalam rumahnya, sehingga ia berlari ke luar dan melihat orang sudah ramai berada di lokasi.

“Saat saya datang orang sudah ramai. Saya melihat sepeda motor su­dah dalam keadaan nyaris hancur, kemudian terlihat korban berada di bawah kolong mobil. Saya juga sempat membantu eva­kuasi korban dari bawah kolong mobil. Sebagian warga juga ada yang menggeser sepeda motor tersebut ke pinggir jalan. Korbannya masih anak sekolahan dan memakai seragam pramuka,”ujar saksi bernama Novriadi (30) ter­sebut.

Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polresta Pa­dang Ipda Arisman mengatakan, korban berinisial RSY (19) warga Parak La­weh RT 002 RW 007, Kelurahan Parak Laweh, Kecamatan Lubuk Begalung. Sedangkan pengemudi Avan­­za berinisial IAK (25) asal Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman.

Baca Juga  Leher Bengkak setelah Operasi Getah Bening, Noviyanti Terbaring Lemah karena Tumor Ganas

“Sepeda motor Vario yang dikendarai oleh korban datang dari arah Simpang Pantai Air Manis me­nuju arah Simpang Jalan Kampung Batu. Sesampai di TKP, hilang kendali hingga lengser ke badan jalan ke lajur sebelah ka­nan,­”ujar Arisman.

Karena kondisi jalan yang menurun dan tikungan, sehingga sepeda motor tertabrak oleh minibus Toyota Avanza yang datang dari arah yang berlawanan atau datang dari arah Simpang Jalan Kampung Batu menuju arah Simpang Pantai Air Manis.

“Korban terlindas oleh mobil tersebut hingga me­nyebabkan korban mengalami cidera kepala berat mengeluarkan darah di kepala, tangan dan kaki luka lecet dan meninggal dunia di TKP,”kata Arisman.

Diungkap oleh Arisman, selain menimbulkan korban jiwa, sepeda motor yang dikendarai korban mengalami rusak berat dan nyaris hancur. Sedangkan minibus Toyota Avanza mengalami kerusakan pada bagian depan, bemper depan penyok dan go­res.

“Kejadian ini telah ditangani oleh Unit Laka Lantas Polresta Padang untuk proses penyelidikan selan­jutnya,”imbuhnya. (rom)