SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Pemko Sa­wahlunto Belajar Pengelolaan Sampah ke Bogor

0
×

Pemko Sa­wahlunto Belajar Pengelolaan Sampah ke Bogor

Sebarkan artikel ini
WAlikota Sawahlunto Deri Asta bersama rombongan belajar soal pengelolaan sampah ke Sentul Kabupaten Bogor Jabar
BELAJAR—Wali Kota Sawahlunto Deri Asta bersama rombongan belajar soal pengelolaan sampah ke Sentul Kabupaten Bogor, Jabar.

SAWAHLUNTO, METRO–Upaya mengurangi pe­numpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Pemerintah Kota (Pemko) Sa­wahlunto belajar pengelolaan atau daur ulang sampah ke Sentul City Recyle Center di Kabupaten Bogor. Kepala Dinas Perumahan Kebersihan Pemukiman Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPKP2LH) Kota Sawahlunto Adrius Putra mengatakan, kunjungan kerja (Kunker) dalam upaya belajar itu dipimpin langsung Wali Kota Sawahlunto, Deri Asta.

“Kami juga mempelajari pemanfaatan sampah orga­nik menjadi bahan bakar energi baru terbarukan dan pemilahan sampah terpadu, potensi itu ada untuk kita kembangkan di Sawahlunto,” ujar Adrius, Senin (31/1).

Baca Juga  Warga Sawahlunto Diajak Optimalkan Lahan Pekarangan

Wali kota, kata Adrius, juga sudah meminta untuk me­ning­katkan kegiatan-kegiatan pengurangan sampah dengan metode berbasis masyarakat, an­tara lain dengan bank sampah dan Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce dan Recycle (TPS3R). “Untuk Bank Sampah, itu sudah mulai kita efektifkan. Bahkan, juga sudah ada di se­kolah dan pasar,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Sawahlunto, Deri Asta mengatakan, soal kebijakan pena­nganan sampah di Sawahlunto didasari pada Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor: 40 tahun 2018 tentang Jakstrada Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Tumah Tangga. Lalu, juga dikuatkan dengan Perwako No.86/2019 tentang Pengendalian Penggunaan Plastik.

Baca Juga  Pj Wako dan Pj Sekda Sawahlunto Pimpin Rapat, Bahas Optimalisasi Penggunaan Dana CSR/TJSL dari Badan Usaha

“Sengaja kita ke Bogor untuk belajar, terutama soal daur ulang sampah. Kita juga ingin pengelolaan sampah di Sa­wahlunto bisa dibantu APBN melalui DAK Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” ujar Deri.

Apalagi, kata Deri, Sawah­lunto sebagai kota wisata, sa­ngat penting memiliki sistem pengelolaan sampah sesuai standar dan terpadu, sehingga menciptakan kebersihan dan kenyamanan bagi wisata­wan. (*/pin)