PAYAKUMBUH/50 KOTA

Baznas Kota Payakumbuh, Optimis Bisa Optimalkan Pengumpulan Zakat Hingga 10 M

0
×

Baznas Kota Payakumbuh, Optimis Bisa Optimalkan Pengumpulan Zakat Hingga 10 M

Sebarkan artikel ini
DILANTIK—Ketua dan Wakil Ketua Baznas Payakumbuh saat dilantik 31 Desember 2021 lalu oleh Wali Kota.

KUBUGADANG, METRO–Ketua Badan Amil Zakat Na­sional (Baznas) Kota Payakumbuh, Hamdi Syofian bersama Wakil Ketua Bagian Pengumpulan, Edi Kusmanak, mengaku optimis bisa mengoptimalkan pengumpulan zakat di Kota Payakumbuh. Target 3,5 Milar tahun 2022 ini bisa ter­capai, bahkan lebih.

Dukungan penuh Wali Kota Payakumbuh H Riza Falepi dengan keluarnya Surat Edaran Wali Kota Payakumbuh, Nomor 450/26/Ke­s­ra/2022, tertanggal 3 Februari 2022 lalu, disamapikan Edi Kusmanak, pada poin Satu berbunyi ‘seluruh ASN dilingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh sangat diha­rapkan sekali agar menyalurkan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pa­ya­kumbuh 2,5 persen, mulai Maret 2022.

“Selama ini belum seratus persen ASN berzakat ke Baznas. Dan yang disalurkan ke Baznaz hanya 1 persen. Harapan kita ASN ini zakatnya 2,5 persen disalurkan ke Baznas. Kalau sudah 2,5 persen zakat ASN ke Baznas, maka bisa mencapai 6 Miliar,” sebut Edi Kusmanak, saat berbincang de­ngan awak media, Jumat (4/2).

Baca Juga  Terima Kunjungan BPOM RI, Bupati Dorong Sertifikasi Izin Produk UMKM

Dia juga menyebut, selama ini Baznas Kota Payakumbuh, hanya mengelola uang Zakat sebesar 1,9 miliar lebih. Besaran ini hanya setingkat lebih baik dari Kabu­paten Kepulauan Mentawai. “Jum­lah zakat yang dikelola pada tahun 2021 hanya 1,9 miliar lebih dan tidak sampai Dua milyar. Kita hanya setingkat lebih baik dari Mentawai. Meski begitu kami optimis kedepan akan mengoptimalkan potensi zakat yang ada di Payakumbuh,” sebutnya.

Selain menyampaikan terima­kasih Kepada Wali Kota Paya­kumbuh yang telah mengeluarkan surat edaran untuk ASN diling­kungan Pemerintah Kota Paya­kumbuh, Baznas juga akan mela­kukan sosialisasi dan kerjasama dengan berbagai pihak seperti swalayan, retail dan BUMN serta BUMD dan juga Perantau Paya­kumbuh.

“Kemudian kita akan masuk ke swalayan, toko, BUMN, BUMD dan juga Perantau. Kita punya menset ‘Baznas untuk semua kalangan’. Sehingga kedepan kita optimis bisa mengoptimalkan pengum­pulan zakat ini menembus angka 10 miliar. Karena potensi zakat kita sebenarnya jauh lebih besar dari itu,” sebutnya.

Baca Juga  Percepatan Penurunan Stunting, Pemko Payakumbuh Siapkan Program Strategis 

Sesuai Indikator Pemetaan Potensi Zakat (IPPZ), sebenarnya cukup besar, karena selama ini hanyan terfokus kepada zakat uang dari ASN. Belum lagi zakat pertanian, peternakan. “Makanya kita yakin potensi zakat kita jauh lebih besar. Apalagi per­tum­buhan ekonomi Payakumbuh sangat baik secara nasional maupun Su­ma­tera Barat,” sebut Edi Kusmanak.

Dia juga menyamapikan, program  Payakumbuh pintar, Pa­yakumbuh sehat dan Payakumbuh berdaya, akan dikedepankan. “Untuk Payakumbuh berdaya kita fokus ke-UMKM yang dibangun dhuafa. Kita akan bina, latih, dan kaji aspek syariahnya, pendam­pingan usaha. Ini terget kita Oktober 2022 ini sudah jalan,” sebutnya.

Selain itu ditambahkan Ketua Baznas Hamdi Syofian, Baznas akan melakukan sosialisasi dan membangun kepercayaan umat. “Kemudian kita perlu mem­ba­ngun kepercayaan umat. Bagai­mana pengelolaan yang dilaku­kan, tran­paransi pengumpulan dan  pen­distribusian,” jelasnya. (uus)