BERITA UTAMA

Keroyok Kakak Kelas hingga Tewas, 5 Siswa SMKN 2 Payakumbuh jadi Tersangka

0
×

Keroyok Kakak Kelas hingga Tewas, 5 Siswa SMKN 2 Payakumbuh jadi Tersangka

Sebarkan artikel ini
lima pengeroyok pelajar
TERSANGKA PENGEROYOKAN— Lima siswa SMKN 2 Payakumbuh ditetapkan sebagai tersangka yang melakukan pengeroyokan terhadap kakak kelasnya hingga meninggal dunia.

PAYAKUMBUH, METRO–Usai diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif, lima siswa SMKN 2 Payakumbuh yang terlibat aksi penge­royokan hingga membuat korban Habis Fahri (20) tewas, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Satreskrim Polres Payakumbuh.

Mirisnya, kelima tersangka masing-masing berinisial AM (18), BH (17), RN (16), MA (16) serta JA (17) ini ternyata adik kelas korban. Pasalnya, kelima tersangka terdaftar sebagai kelas X, sedangkan korban Habis Fahri duduk di bangku kelas XII di se­kolah yang sama.

Kapolres Payakumbuh, AKBP Alex Prawira melalui Kasat Reskrim, AKP Akno Pilindo mengatakan, ditetapkannya kelima siswa itu sebagai tersangka, setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap kelimanya yang terlibat dalam aksi penganiayaan secara bersama-sama terhadap korban Habis Fahri.

“Hasil olah TKP dan keterangan dari kelima tersangka, korban dianiaya oleh mereka di luar sekolah yang berjarak sekitar 200 meter dari sekolah. Korban dan tersangka diketahui satu sekolah tapi korban senior dari kelima tersangka,” ungkap AKP Akno, saat konferensi pers, Rabu (2/2).

Baca Juga  Mobil Tertimpa Pohon di Jalan BIM

Menurut AKP Akno, kelima tersangka nekat me­la­kukan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal karena sebelumnya ada permasalahan antara korban dengan salah satu tersangka. Namun karena mereka berlima, sedangkan korban seorang diri, membuat korban tak berdaya dikeroyok tersangka.

“Motifnya ketidakse­nangan pelaku dengan korban karena sebelumnya ada permasalahan pribadi. Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka di bagian kepala dan bibirnya. Selanjutnya korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis sebelum me­ninggal,” sebutnya.

Dikatakan AKP Akno, untuk kepentingan penyidikan, pihaknya melakukan  autopsi di RS Bhayangkara Padang sebelum kemudian di kebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Padang Data Tanah Mati, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, pada Rabu sore (2/2).

“Untuk hasil Autopsi kita masih menunggu. Pe­nye­bab pasti korban meninggal dunia kita belum tahu, namun ada luka di kepala dan bibir korban, kita juga masih menunggu hasil autopsi. Setelah kelimanya ditetapkan tersangka, juga dilakukan penahanan untuk mempermudah proses pemeriksaan,” sebutnya.

Baca Juga  Avanza Remuk Dihantam KA Sibinuang di kota Padang, Mati Mesin, Sopir Melompat, 4 Nyawa Selamat

Sebelumnya, seorang pelajar kelas XII yang bersekolah di SMKN 2 Payakumbuh, Kelurahan Bulakan Balai Kandi, Kecamatan Payakumbuh Barat tewas akibat dikeroyok oleh teman-temannya yang ma­sih satu sekolah, Senin (31/1). Parahnya, aksi pe­nge­royokan itu terjadi tak jauh dari kawasan sekolah tersebut.

Sebelum meninggal, korban bernama Habis Fahri (20) warga Kelurahan Padang Datar Tanah Mati, Kecamatan Payakumbuh Barat ini sempat dilarikan ke RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi untuk mendapatkan perawatan intensif atas luka parah yang dialaminya.

Namun sayangnya, pa­da Selasa siang (1/2), korban akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya hingga dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis. Aksi pengeroyokan maut itupun meninggalkan luka yang mendalam bagi keluarga korban, sehingga melaporkannya ke Polres Payakumbuh.

Tak butuh waktu lama, jajaran Satreskrim Polres Payakumbuh yang menindaklanjuti laporan itu, langsung mengamankan lima orang siswa SMKN 2 Payakumbuh yang terlibat aksi penganiayaan terhadap korban. Kini, kelimanya masih menjalani pemeriksaan untuk mengungkap perannya masing-masing.(uus)