BERITA UTAMA

Petani Hilang saat Menyeberangi Sungai di Padangpariaman, Diduga Terserset lalu Tenggelam, Korban Hendak Pergi ke Sawah

0
×

Petani Hilang saat Menyeberangi Sungai di Padangpariaman, Diduga Terserset lalu Tenggelam, Korban Hendak Pergi ke Sawah

Sebarkan artikel ini
PENCARIAN— Tim SAR gabungan dibantu warga setempat melakukan pencarian terhadap Riki Putra (31) yang hilang saat menyeberangi sungai di Korong Ujuang Guguak, Kecamatan Lubuk Alung.

PDG.PARIAMAN, METRO–Hendak pergi ke sawahnya, seorang petani dilaporkan hilang saat menyeberangi sungai di kawasan Korong Ujuang Gu­guak, Nagari Pasia Laweh, Keca­matan Lubuk Alung, Kabupaten Padangpariaman, Rabu (2/2) sekitar pukul 12.30 WIB.

Korban diketahui bernama Riki Putra (31) yang rumahnya tak jauh dari lokasi diduga hilang akibat terseret derasnya arus sungai. Peristiwa hi­lang­nya petani itu mem­buat warga setempat geger berusaha melakukan pen­carian dengan menyisiri aliran sungai.

Lantaran korban tak juga ditemukan,  sekitar pukul 13,50 WIB, warga pun melaporkan kejadian orang hilang itu ke BPBD Padangpariaman dan Basarnas Padang. Tim SAR gabungan pun datang membawa berbagai peralatan untuk mencari keberadaan korban.

Kepala Pelaksana (Ka­lak­sa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Pa­ria­man, Budi Mulya me­nga­takan, pihaknya sudah me­nge­­rahkan tim ke lokasi. Ha­sil pemantauan, arus sungai di kawasan itu memang da­lam kondisi sangat deras.

“Berdasarkan kterangan dari masyarakat, korban saat itu hendak me­nye­berangi sungai menuju sawah. Tapi karena arus sungai yang deras me­nye­babkan ia terseret arus dan tenggelam,” jelas Budi Mulya.

Dijelaskan Budi Mulya, saat ini Satgas BPBD di­dam­pingi Kasi Kedaruratan BPBD Padang Pariaman bersama TNI, Polri serta masyarakat tengah melakukan asesmen atau kaji cepat dan melakukan pencarian  tersebut.

“Kendala di lapangan saat ini, memang sungai sangat deras dan air agak keruh. Kami menurunkan tim menyisiri aliran sungai menggunakan perahu ka­ret dan juga melakukan penyisiran di pinggir sungai. Tapi, korban belum berhasil ditemukan,” ungkap Budi Mulya.

Terpisah, Kasi Operasi Kantor SAR Padang, Octavianto mengatakan, pihaknya menerjunkan tujuh orang pernoel dan mengerahkan sejumlah peralatan. Di antaranya, mobil pencarian kabin ganda, ambulans, perahu karet, peralatan SAR air, peralatan medis, alat komunikasi dan alat pelindung diri (APD) Covid-19.

“Kita fokuskan pencarian korban di sekitar lokasi korban dilaporkan hilang. Jika tidak ditemukan, area pencarian akan terus di­perluas. Mudah-mudahan saja korban segera ditemukan,” kata Octavianto.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Padang, Asnedi mengatakan, peristiwa terjadi di sungai kawasan Korong Ujuang Guguak, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Lubuk Alung. Dugaan sementara, korban hilang usai menyeberangi sungai ke tempat dia berladang.

“Informasinya, korban juga biasa menyeberangi sungai tersebut untuk pergi menuju sawah tempat bekerja. Hanya saja, ketika korban menyebrang, arus sungai yang deras membuat korban terseret arus yang deras dan dilaporkan tenggelam,” tutupnya. (ozi)