PARIWARA

Dubes Kerajaan Arab Terkesan dengan Sejuta Pesona Ranah Pasisie

0
×

Dubes Kerajaan Arab Terkesan dengan Sejuta Pesona Ranah Pasisie

Sebarkan artikel ini
Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, HE Esam bin Ahmed Abed Al Thaqafi, Senin (31/1) didampingi Wagub Sumbar Audy Joinaldy mengunjungi kawasan Mandeh di Pessel meninjau peluang investasi.

KABUPATEN dengan sebutan negeri sejuta pesona, Kabupaten Pesisir Selatan mendapat lawatan kerja Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, HE Esam bin Ah­med Abed Al Thaqafi.

Lawatan ker­ja ke Ranahminang, dihari ketiga Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, HE Esam bin Ah­med Abed Al Thaqafi, Senin ( 31/1) beberapa hari yang lalu didampingi Wa­kil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy.  Mengunjungi kawasan Mandeh di Pesisir Selatan untuk meninjau peluang investasi.

Menggunakan jalur la­ut, rombongan Dubes bertolak dari Dermaga Pol Air Bungus, Padang. Menuju Kabupaten Sejuta Pesona. Dan, disambut langsung Bupati Pesisir Selatan dan Wakil Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar dan Rudi Hariyansyah. Dan Kepala OPD.

Pada kesempatan itu, Dubes mendengarkan paparan peluang investasi di sektor pariwisata Pessel yang kini tengah mulai kembali menunjukkan  geliatnya. Dubes Esam mengatakan, dirinya terkesan dengan keindahan alam yang ada di Kawasan Man­deh. Secara pribadi beliau menyampaikan telah melihat begitu banyak peluang investasi yang bisa dilakukan di Sumbar. Menurutnya, hubungan baik antara Pemprov Sumbar dan Kerajaan Arab Saudi selama ini telah menjadi modal bagi investasi ke depan.

Baca Juga  Perkuat Mitigasi, Bangun Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Esam menjelaskan, pihaknya telah membicarakan rencana kedatangan delegasi investor dan pelaku bisnis asal Saudi untuk meninjau langsung potensi investasi di Sumbar bersama Gu­ber­nur Mah­yeldi pada pertemuan sebelumnya. Akan datang de­legasi investor dan pebisnis dari Saudi dalam waktu de­kat. “Kita ju­ga berharap un­tuk me­minta waktu mereka agar me­ngun­jungi Sumbar,” ujar Esam me­lalui penerjemah.

Dubes Arab ini meminta agar Pemprov Sumbar menyiapkan tim kajian ekonomi dan pariwisata untuk datang ke Jakarta, seandainya jika investor Saudi yang direncanakan terkendala ber­kunjung ke Sumbar. “Seandainya tidak bisa hadir ke Sumbar, kita berharap dapat meminta tim ekonomi dan pariwisata Sumbar untuk datang ke Jakarta. Pertemuan antara pelaku bisnis antar kedua negara ini sangat penting, karena mereka nanti yang akan menentukan,” ungkap Esam.

Baca Juga  Apresiasi Kegiatan Goro di Kota Pa­riaman

Sementara, Wakil Gubernur Audy Joinaldy me­ngatakan, sektor pariwisata sudah mulai kembali bangkit, seiring semakin melandainya situasi pandemi. Sehingga, potensi pertumbuhan wisata di Sumbar yang masih sangat besar merupakan peluang investasi  yang men­­janjikan bagi para investor termasuk investor dari Saudi Arabia.

“Pariwisata kita punya potensi. Dan ini terus tum­buh yang masih sangat besar untuk dikembang­kan. Oleh karena itu, ini adalah ruang-ruang inves­tasi yang menarik bagi investor, se­kaligus kesem­patan baik bagi kita untuk mensti­muluskan pertum­buhan ekonomi dan me­ningkatkan pendapatan masyarakat,” tutur Audy. (rio)