METRO BISNIS

Dua Pembangkit Listrik Kapal Ditambah

0
×

Dua Pembangkit Listrik Kapal Ditambah

Sebarkan artikel ini
PLN dan PAL berkolaborasi untuk bisa memanfaatkan potensi arus laut dan ombak yang ada di Indonesia untuk bisa menjadi pembangkit listrik energi baru terbarukan.

WAHIDIN, METRO–PT PLN (Persero) melalui anak usahanya, PT Indonesia Power dan PT PAL lanjutkan kolaborasi untuk merakit pembangkit listrik di atas kapal atau _Barge Mounted Power Plant (BMPP)_ Nusantara 2 dan BMPP Nusantara 3 dengan nilai investasi Rp 1,6 triliun.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, pengembangan dua Mobile Power Plant (MPP) dengan kapasitas total 90 Mega Watt (MW) ini untuk wilayah Kolaka dan Sambelia.

“BMPP Nusantara 2 de­ngan kapasitas 60 MW rencananya akan memasok sistem kelistrikan Kolaka, Sulawesi Tenggara melalui jaringan 150 kilo Volt (kV). Sementara BMPP Nusan­tara 3 akan memasok daya sebesar 30 MW ke sistem Sambelia, Lombok Timur,” jelasnya

Kedua MPP dengan investasi mencapai Rp 1,6 triliun ini juga akan difungsikan sebagai pemasok daya listrik untuk daerah timur Indonesia.

Di sisi lain, Direktur Utama PT PAL, Kaharuddin Djenod PAL akan membuat BMPP Nusantara unit dua dan tiga jauh lebih baik dari sisi teknologi.

Secara pemenuhan Ting­kat Kandungan Dalam Negeri (TKDN), pemba­ngunan BMPP unit 2 dan 3 juga akan semakin tinggi. Sehingga, dua produk ini bisa sepenuhnya menjadi karya anak bangsa.

Direktur Utama Indonesia Power Ahsin Sidqi juga menjelaskan, kerja sama yang sudah berjalan ini merupakan tonggak awal untuk kerja sama lainnya.

“Banyak yang kagum sama ini. Ini akan kita pasarkan di Asia. Beberapa negara lain sudah kontak untuk membutuhkan ini,” ujar Ahsin.

Selain pengembangan BMPP, PLN dan PAL juga berkolaborasi untuk bisa memanfaatkan potensi a­rus laut dan ombak yang ada di Indonesia untuk bisa menjadi pembangkit listrik energi baru terbarukan. Langkah ini sejalan dengan RUPTL “Green”. (ade)