METRO SUMBAR

Pabrik Sawit bakal Dibangun di Pasbar, Bupati Temui Menteri Koperasi

0
×

Pabrik Sawit bakal Dibangun di Pasbar, Bupati Temui Menteri Koperasi

Sebarkan artikel ini
KUNJUNGAN—Bupati Pasbar H.Hamsuardi didampinggi Kadis Koperasi dan UMKM Pasbar Fahrein dan pihak Kemenkop, saat berkunjung ke kantor Kemenkop.

PASBAR,METRO–Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar),  berencana membuat pa­brik kelapa sawit di daerah itu dalam rangka mening­katkan ekonomi petani sawit. ”Langkah awal, kita telah menemui pihak Kementerian Koperasi bebe­rapa waktu lalu untuk meminta dukungan dan ara­han syarat-syarat apa saja yang harus disiapkan,” kata Bupati Pasbar Hamsuardi dan wakilnya Risnawanto kemarin.

Dikatakan Hamsuardi, dalam pertemuan dengan Deputi Bidang Perkoperasian Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi banyak hal yang dibahas terkait rencana pendirian pabrik kelapa sawit.

”Kita berencana membuat pabrik kelapa sawit yang kebunnya nanti berasal dari gabungan ko­perasi kelapa sawit yang ada sesuai arahan Kemenkop,” katanya.

Menurut Deputi Bidang Perkoperasian Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, katanya, rencana pembuatan pabrik kelapa sawit itu sangat baik dan akan didukung oleh Kementrian Koperasi. ”Sebagai tahap awal kita akan memetakan koperasi kelapa sawit dan mendiskusikan dengan pe­ngurus koperasi yang ada guna mencapai kesepakatan membuat pabrik kelapa sawit yang tujuannya meningkatkan ekonomi petani sawit,” sebutnya.

Baca Juga  Kompetisi Marchingband Antar Pelajar Diikuti 42 Tim, Total Hadiah Rp60 Juta

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pasbar, Fahrein Lubis me­ngatakan dengan ditemui­nya Kemenkop RI maka arah dan syarat yang disiapkan untuk pendirian sebuah pabrik akan jelas dan terarah.

Sesuai saran pihak Kemenkop, katanya Pemkab Pasbar, dalam waktu dekat akan bersama-sama de­ngan 24 koperasi kelapa sawit bermusyawarah dan membicarakan niat membangun pabrik kelapa sa­wit. ”Sesuai arahan Kemenkop apakah koperasi itu di ga­bung atau dimerger atau membuat koperasi se­kun­der dan ini tergantung dari kesepakatan berbagai ko­perasi nantinya,” ujarnya.

Jika nanti kesepakatan sudah diperoleh, katanya maka tim dari Kemenkop akan turun dan memberikan pembekalan manajemen, sistem dan yang lainnya. ”Program Kemenkop ada untuk pendirian pabrik kelapa sawit. Termasuk pembiayaan dari Lembaga Pembiayaan Dana Bergulir (LPDB) pusat dari Rp100 miliar sampai Rp200 miliar dengan catatan syaratnya dipenuhi,” sebutnya.

Baca Juga  Melanggar, Ratusan APK Caleg Ditertibkan

Untuk luas kebun yang disyaratkan mendirikan pabrik kelapa sawit itu, katanya berkisar dari 8.000 sampai 15 ribu hektare. ”Kita berencana kalau bisa pabrik itu berdiri di bagian Selatan Pasbar, satu dan bagian utara satu dengan kapasitas pabrik 30 ton per am,” ujarnya.

Ia berharap semua pihak dapat mendukung ren­cana pendirian pabrik kelapa sawit ini dalam rangka meningkatkan eko­nomi petani sawit yang ada. ”Saat ini koperasi yang aktif di Pasaman Ba­rat mencapai 185 koperasi dan 24 koperasi di an­taranya me­rupakan ko­perasi kelapa sawit,” jelasnya. (end)