METRO SUMBAR

Lagi, Mahyeldi Mengajak Dukung Konversi Bank Nagari jadi Bank Syariah

0
×

Lagi, Mahyeldi Mengajak Dukung Konversi Bank Nagari jadi Bank Syariah

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi

PADANG, METRO–Gubernur Sumatera Ba­rat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mengajak semua pihak terkait khususnya majelis ulama, Kementerian Agama, serta institusi keagamaan lainnya, untuk meningkatkan peran bersama-sama mensosia­lisa­sikan konversi Bank Nagari menjadi bank syariah.

“Sosialisasi dilakukan agar dapat meyakinkan masyarakat bahwa konversi ini menguntungkan dan berkah. Sehingga ma­syarakat tidak perlu khawati,” harap Gubernur Sum­bar, Mahyeldi Ansharullah, saat kegiatan Sosialisasi dan Literasi oleh Bank Nagari tentang Pro­duk dan Layanan Perbankan Syariah melalui Unit Usaha Syariah PT. Bank Nagari, di Auditorium Gubernuran, Senin (24/1).

“Kita mengajak pihak OJK, perbankan, pasar mo­dal dan industri keuangan non bank dapat mendukung konversi Bank Nagari menjadi Bank Nagari Syariah dan bersinergi dengan Pemprov Sumbar. Komisaris dan pemegang saham sudah sepakat untuk mendukung hal ini,” kata Mah­yeldi.

Mahyeldi menambahkan, konversi Bank Nagari menjadi bank syariah juga menjadi bagian dari keinginan pemerintah pusat untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah.

Baca Juga  Kadiskes Cek Puskesmas Pasar Usang

“Presiden menginginkan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dalam pertemuan Majelis Ulama. Saya kira pada saat inilah Sumatera Barat harus me­nunjukkan dukungannya,” tambah Mahyeldi.

Dukungan konversi ini juga disampaikan Sek­da­prov Sumbar, Hansastri.  Menurutnya, upaya pe­ningkatan literasi keuangan syariah yang dilaksa­nakan Bank Nagari sudah sangat tepat.

Ia berharap, Bank Nagari bisa segera melakukan komitmen untuk dikonversikan ke bank syariah. Serta ia juga mengimbau untuk segera merealisasikan hal tersebut.

“Kita harus bersama- sama berkomitmen agar Bank Nagari dikonversi menjadi bank syariah. Ka­rena kita sudah ketinggalan dari daerah yang malahan tidak berbasis ABS-SBK. Oleh karena itu kita perlu melakukan upaya konversi ke syariah,” ung­kapnya.

Direktur Utama Bank Nagari, Muhammad Ir­syad mengatakan, sosialisasi ini salah satu bentuk kepe­dulian Bank Nagari akan rendahnya tingkat li­terasi keua­ngan syariah di Sumbar.

Baca Juga  Personel Polisi Diminta Siaga Jelang Pemilu

“Berdasarkan survei nasional, literasi dan inklusi keuangan oleh OJK pada 2019 menunjukkan indeks literasi keuangan mencapai 38,03 persen, mening­kat dibandingkan hasil survei tahun 2016 yang berada di angka 29,7 persen,” ungkapnya.

Secara nasional, ting­kat literasi perbankan syariah jauh di bawah perbankan konvensional. Di mana tingkat literasi perbankan syariah baru mencapai 7,92 persen  pada 2019, sedang­kan konvensional mencapai 35,25 persen.

Sebelumnya, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumbar, Yusri, me­ngatakan pihaknya siap me­ngemban tugas me­ngoptimalkan program pemerintah daerah terkait keuangan di daerah. Termasuk mendukung konversi Bank Nagari menjadi Bank Nagari Syariah.

Kegiatan sosialisasi ini juga dihadiri Komisaris Utama Bank Nagari Benni Warlis, serta Direktur Kre­dit dan Syariah Gusti Candra, beserta seluruh perwakilan OPD di lingkungan Provinsi Sumbar.(fan)