BERITA UTAMA

Mahasiswa Nyaris Lompat dari Lantai 4 Plaza Andalas, Coba Bunuh Diri, Pengunjung Dibuat Histeris

0
×

Mahasiswa Nyaris Lompat dari Lantai 4 Plaza Andalas, Coba Bunuh Diri, Pengunjung Dibuat Histeris

Sebarkan artikel ini
COBA BUNUH DIRI— Tangkapan layar yang memperlihatkan pemuda berinisial B (22) yang mencoba bunuh diri dari lantai empat di Plaza Andalas Padang.

PADANG, METRO–Seorang pemuda ne­kat melakukan percobaan bunuh diri dari lantai empat di pusat per­belan­jaan Plaza Andalas Pa­dang, Senin siang (24/1). Bah­kan, video amatir yang menayangkan aksi per­cobaan bunuh diri itu be­redar di media sosial dan WhatsApp Grup (WAG).

Dalam video amatir yang direkam oleh salah seorang pengunjung itu terlihat seorang pemuda yang diperkirakan berusia 20-25 tahun berada di pa­gar pembatas lantai empat pusat perbelanjaan yang berada di jalan Pemuda, Kecamatan Padang Barat seperti akan terjun dari lantai empat.

Aksi pemuda itu sontak membuat pengunjung yang menyaksikan kejadian tersebut berteriak histeris dan berusaha membujuknya dengan meneriakinya aagar pemuda itu  mem­batalkan niatnya  untuk melompat dari untuk bunuh diri. Pengunjung berusaha berteriak

Namun, niat dari pemuda yang belakangan ini diketahui berinisial B (22) tersebut urung terjadi. Pasalnya pihak manajemen dan keluarga yang bersangkutan berhasil mem­bujuk pemuda tersebut untuk kembali masuk ke area pagar pembatas dan langsung diamankan.

Baca Juga  Mendikdasmen Ungkap Alasan Libur Idul Fitri Bagi Anak Sekolah Dimajukan jadi Mulai 21 Maret-8 April

Building Operasional Manajemen Plaza Andalas Padang Wijanarko yang ditemui di ruangannya membenarkan peristiwa adanya seorang pemuda  yang mencoba melompat dari lantai empat. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.

“Pemuda itu berinisial B, masih warga Padang. Tapi, setelah dibujuk bersama-sama oleh pihak manajemen PA dan pihak keluarga, pemuda itu akhirnya batal melakukan bunuh diri,”ujar Wijanarko.

Dijelaskan Wijanarko, setelah diamankan, pemiuda itu kemudian dibawa ke kantor pengelola. Saat ditanyakan, yang bersang­kutan ternyata melakukan aksinya hanya untuk menarik perhatian pengunjung saja.

“Kalau dari keadaan fisik, B ini terlihat baik-baik saja terlihat baik-baik saja. Tapi, sepertinya banyak tekanan dari lingkungan saja, mungkin kurangnya perhatian keluarga,” katanya.

Baca Juga  Pembuang Bayi Merah di Kawasan GOR H Agus Salim masih Misterius

Ditambahkannya, dari keterangan yang diperoleh pihaknya dari pihak keluarga diketahui, awalnya pemuda tersebut mengaku bertemu dengan temannya di PA yang diantarkan oleh tantenya.

“Namun, tiba-tiba yang bersangkutan sudah berada di pagar pembatas ter­sebut selama lebih kurang 15-20 menit. Awalnya dibujuk memang tidak mau, tapi setelah beberapa kali bujukan akhirnya pria ter­sebut mau menuruti permintaan kami. Kemudian diberi arahan dan kemudian pulang,”tukasnya.

Terpisah, Kapolsek Pa­dang Barat AKP Gusdi yang dihubungi mengatakan, pria tersebut berinisial B berstatus mahasiswa warga Jalan Pulau Karam, Kelurahan Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat.

“Faktor yang mendasari aksinya tersebut karena merasa tidak berguna, direndahkan, sering diremehkan, dan merasa hancur. Saat ini yang bersang­kutan telah dibawa kembali pulang ke rumah oleh pihak keluarganya,” ujar Gusdi. (rom)