METRO SUMBAR

Emak-Emak di Kecamatan Koto XI Tarusan, Minyak Goreng Murah Rp14.000 Diserbu

0
×

Emak-Emak di Kecamatan Koto XI Tarusan, Minyak Goreng Murah Rp14.000 Diserbu

Sebarkan artikel ini
Pasar murah minyak goreng murah digelar Dinas Perdagangan dan Transmigrasi, Kabupaten Pesisir Selatan di Nagari Nanggalo, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan.

PESSEL, METRO–Pasar murah minyak go­reng murah digelar Dinas Perdagangan dan Tran­s­migrasi, Kabupaten Pe­sisir Selatan di Nagari Nanggalo, Kecamatan Ko­to XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan. Senin (24/1/2022) di sembuh mas­ya­rakat, khususnya kaum emak – emak di wilayah tersebut. Operasi Pasar murah minyak goreng murah digelar di kantor Wali Nagari Nagari Nanggalo, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pessel digelar Dinas Perdagangan dan Transmigrasi, bekerjasama dengan Produsen PT. Padang Raya Cakrawala (Apical Group) yang difasilitasi oleh Disperindag Provinsi Sumatera Barat dan APINDO.

Masyarakat berbondong-bondong mendatangi kantor Nagari Nanggalo karena melihat adanya kegiatan operasi pasar murah yang digelar oleh Dinas Perdagangan dan Transmigrasi Kabupaten Pesisir Selatan.

Kepala Dinas Perdagangan dan Transmigrasi Kabupaten Pesisir Selatan, Mimi Riarty Zainul mengatakan harga minyak go­reng yang dijual kepada masyarakat melalui operasi pasar murah seharga Rp14 ribu per liter.

Harga ini jauh lebih murah dibandingkan dengan harga pasar sebelumnya yang mencapai Rp20 ribu per liter.

Kata dia, hari pertama ini, Senin (24/1/2022) operasi pasar murah digelar di Nagari Nanggalo, Kecamatan Koto XI Tarusan. Dan dilanjutkan ke Nagari IV Koto Hilie, Kecamatan BatangKapas pada Selasa (25/1). “Mudah-mudahan dengan dua hari operasi pasar murah yang kita laksanakan dapat membantu meringankan beban ma­sya­rakat dari lonjakan harga minyak goreng,” jelas Mi­mi.

Adapun jumlah minyak goreng yang didistribusikan melalui operasi pasar murah untuk dua kecamatan di Pesisir Selatan adalah sebanyak 10 ribu liter. “Iya, total minyak goreng yang dijual melalui operasi pasar murah, sebanyak 10 ribu liter. 5 ribu liter untuk Tarusan dan 5 ribu liter lainnya bakal disalurkan di Batangkapas,” jelasnya.

Selama operasi pasar murah berlangsung, Dinas Perdagangan dan Transmigrasi juga turut mengawasi. Mimi menyebutkan pihaknya ingin memastikan agar penyaluran minyak murah itu tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu.

Dari pantauan di lapangan, setiap warga terlihat membeli minyak goreng sebanyak enam liter. Antrian panjang terlihat selama distribusi minyak murah berlangsung di halaman kantor Wali Nagari Nanggalo.

General Manager PT Padang Raya Cakrawala Julianus Tarigan mengatakan inisiatif gelaran pasar murah adalah salah satu cara untuk menolong ma­sya­rakat. Melonjaknya har­­ga minyak sejak sebulan terakhir sangat ber­dam­­pak dalam pemenuhan kebutuhan warga. “Un­­tuk itu, kita ingin mem­ban­tu dengan cara men­g­gelar pasar murah. Ku­rang lebih jumlahnya 10 ribu liter,” ujarnya. (rio)