AGAM/BUKITTINGGI

Mak Imun Warga Aia Tabek Hilang

0
×

Mak Imun Warga Aia Tabek Hilang

Sebarkan artikel ini
PENCARIAN--Petugas Operasional Pusdalops BPBD Kabupaten Agam melakukan pencarian terhadap Mak Imun Warga Nagari Aia Tabek, Kamang Mudiak yang dinyatakan hilang.

AGAM, METRO–Masyarakat Nagari Aia Tabek, Kecamatan Kamang Mudiak, Kabupaten Agam dihebohkan dengan hilangnya salah satu warganya yang bernama Mak Imun, (45) semenjak Minggu (23/1). Siang,akibat hilanya mak imun tersebut,kini bantuan Tim relawan Kota Bukittinggi ikut serta mencari keberadaan beliau

Menurut informasi dari Staf Operasional Pusdalops BPBD Kabupaten Agam, Lukman Syaputra menuturkan,  survivor memang di­nyatakan hilang oleh pihak keluarganya, namun setelah dinyatakan hilang pihak Tim Relawan Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi sampai Senin siang (24/1) belum membuahkan hasil.

“Dan dari keterangan dari Mak Etek (65) dan Syaiful (45) warga setempat, Mak Imun pada Minggu (23/1) siang tersebut memang pergi ke kebun untuk mencari akar kunyit dan  sebelum survivor hilang kontak de­ngan warga sempat berselisih jalan dengan survivor jam 12:00 WIB,” ujarnya.

Di samping itu Rekan survivor sempat mengajak survivor untuk segera pulang, namun ia tidak mengi­dah­kanya.Dan  Pada pukul 19.00 da Hari Minggu tersebut rekan korban heran kenapa Mak imun ini tidak juga keluar dari dalam perkebunan tempat ia mencari akar ku­nyit tersebut,takut terjadi hal yang tidak di inginkan rekan korban berusaha mencari korban namun tidak kunjung berjumpa,dan rekan korban pergi menemui survivor ke rumah namun tidak bertemu.

Lukman menambahkan,  pada Pukul 19.30 WIB warga setempat berusaha men­cari survivor ke dalam hutan di nagari Aia Tabik Kecamatan Kamang Mudiak, Kabupaten Agam karena ia tidak kunjung juga puulang.Bahkan tim dari relawan Bukittinggi melakukan pencarian bersama war­ga setempat jam 00. 30 WIB, namun karena situasi tidak memungkinkan, karena hujan lebat pencarian dilanjutkan Senin ini.

“Kini tim relawan masih menyisir lokasi-lokasi dimana korban ini sering stey atau bermain dalam hutan tersebut.Mudaha-mudahan korban bisa kita temukan dengan selamat. (pry)