METRO PADANG

Andre Rosiade Apresiasi Kemenhub Kembangkan Kereta Api di Padang

0
×

Andre Rosiade Apresiasi Kemenhub Kembangkan Kereta Api di Padang

Sebarkan artikel ini
GERBONG KERETA— Anggota Komisi VI DPR RI asal Sumbar Andre Rosiade di gerbong kereta api beberapa waktu lalu.

ADINEGORO, METRO–Anggota Komisi VI DPR RI asal Sumbar Andre Ro­siade, mengapresiasi ren­cana Kementerian Perhu­bu­ngan (Kemenhub) me­ngembangkan angkutan kereta api dalam kota di Kota Padang, Sumatra Ba­rat. Sebelumnya, Andre Rosiade juga sudah pernah menyampaikan wacana ini, bahkan sebelum menjadi anggota DPR.

 Hal itu tercermin dari anggaran Kementerian Perhubungan tahun 2022 dan 2023 yang dialokasikan untuk pembangunan in­frastruktur perkerataapian di Kota Padang. Andre me­nilai, saat ini angkutan kereta api dalam kota yang benar-benar baik memang dibutuhkan masyarakat.

“Kami mendapat infor­masi dari Dirjen Perke­retapian Kementerian Per­hubungan Bapak Zulfikri bahwasanya Kementerian Perhubungan menyiapkan anggaran pada tahun 2022 dan 2023 untuk memba­ngun infrastruktur perke­retaapian termasuk sta­siun-stasiun kereta api di Kota Padang agar dapat terkoneksi mulai dari Ban­dara Internasional Minang­kabau (BIM) hingga Inda­rung,” ujar Andre Rosiade, Kamis (20/1).

Ketua DPD Partai Ge­rin­dra Sumbar ini menje­las­kan, dalam cetak biru pengembangan kereta api di Kota Padang, nantinya jalur kereta api dari  BIM akan terkoneksi dengan stasiun Lubuk Buaya, sta­siun Air Tawar, stasiun Alai, stasiun Simpang Haru, sta­siun Pulau Aia, stasiun Bukit Putus, stasiun Kampung Jua, stasiun Pauh Lima Limau Manis, hingga ke arah Indarung.

Baca Juga  Hari ini, Siswa Kembali ke Sekolah di Kota Padang

“Saya mengapresiasi Kementerian Perhubu­ngan yang telah menyiapkan anggaran pembangunan stasiun-stasiun kereta api di Kota Padang sehingga nantinya masyarakat Kota Padang mempunyai ang­kutan kereta api dalam kota seperti halnya Commuter Line di Jabode­ta­bek,” jelas ketua harian DPP Ikatan Keluarga Mi­nang (IKM) ini.

 Andre juga berterima kasih kepada Menteri Per­hubungan yang betul-betul serius mengembangkan kereta api ini. “Secara khusus saya juga ucapkan terima kasih kepada Men­teri Perhubungan Pak Budi Karya Sumadi dan Dirjen Perkeretapian Kemen­te­rian Perhubungan Pak Zulfikri yang memberikan perhatian bagi pengem­bangan kereta api di Kota Padang,” kata anggota Fraksi Gerindra DPR RI ini.

Lebih lanjut, Andre me­ngatakan, pengem­bangan angkutan kereta api dalam kota ini diharapkan dapat memberikan layanan mak­simal pada masyarakat serta menjadi solusi atas kemacetan di Kota Padang. “Yang penting sekali juga menjadikan kereta api yang nyaman bagi penum­pang,” katanya.

Oleh karena itu, seba­gai Anggota Komisi VI DPR RI yang bermitra dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI), Andre menegaskan duku­ngannya terhadap pro­gram pembangunan infrastruktur kereta api di Kota Padang. Dia pun men­dorong PT KAI menyiap­kan lokomotif dan gerbong dengan kualitas terbaik, minimal setara dengan Commuter Line Jabo­de­tabek.

Baca Juga  Dispar Surati Pedagang Pantai Padang, Yudi: Masih Membandel, akan Ditindak Tegas Terukur

 “Ini adalah tugas dan tanggung jawab saya se­bagai anggota DPR RI Ko­misi VI asal daerah pemil­ihan Sumatera Barat I un­tuk memastikan kualitas gerbong dan lokomotif yang terbaik seperti yang digunakan di Jawa,” kata Andre Rosiade yang kerap berkomunikasi dengan di­reksi PT KAI.

Bahkan, pekan lalu Di­rektur Utama PT KAI Di­diek Hartantyo mengun­jungi  Sumbar untuk meng­ek­sekusi permintaan Bupa­ti/Wali Kota di Sumbar yang dibawa oleh anggota DPR RI Andre Rosiade bertemu dengan Menteri BUMN dan direksi PT KAI di Jakarta beberapa waktu lalu.

“Kami datang untuk mem­follow up atau menin­daklanjuti permintaan Bu­pati/Wako se-Sumbar pa­da pertemuan di Jakarta yang diinisiasi oleh Ang­gota DPR asal Sumbar An­dre Rosia­de. Sudah ada yang deal seperti Kota Bukittinggi yang sudah ada surat-suratnya, dan yang lain sedang dimatangkan. Juga sudah menambahkan ger­bong khusus sepeda jalur Padang-Kota Paria­man. Kami berkunjung ke Sawa­h­­lunto, Padangpan­jang, sam­pai Solok,” kata Didiek. (r)