METRO PADANG

Dewan Dakwah Sumbar Bahas Rakornas dan LGBT Bersama Wako Padang

0
×

Dewan Dakwah Sumbar Bahas Rakornas dan LGBT Bersama Wako Padang

Sebarkan artikel ini
SILATURAHMI— Pengurus Wilayah Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Sumbar melakukan silaturahmi dengan Wako Padang Hendri Septa, di rumah dinas wako, Kamis (20/1) malam, membahas Rakornas hingga masalah LGBT.

A.YANI, METRO–Pengurus Wilayah De­wan Dakwah Islamiyah Indonesia Sumatera Barat diamanahi sebagai tuan rumah oleh Pengurus Pusat Dewan Dakwah pada pe­laks­anaan Rapat Koordi­nasi Nasional (Rakornas) Dewan Dakwah tanggal 24  26 Febuari 2022 di Kota Padang.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan Dakwah Sumbar Anisral dalam kunjungan sila­tur­rahmi dengan Walikota Padang Hendri Septa di rumah dinas Wali Kota Padang (20/1) malam. Anis­ral menyampaikan bahwa pembukaan Rakornas di­lak­sanakan di Auditorium Gubernuran Sumbar, dilan­jutkan dengan rangkaian kegiatan di Hotel Pangeran Beach. Peserta adalah pe­ngurus Dewan Dakwah Pusat dan pimpinan Dewan Dakwah Provinsi Se-Indonesia dengan jumlah yang dibatasi dan melaksanakan protokol kesehatan.

“Dewan Dakwah me­minta dukungan dan keha­diran Walikota Padang da­lam pembukaan acara dan di acara Haflah 55 tahun Dewan Dakwah”, ujar Anis­ral, yang hadir didampingi pengurus dan panitia rakor­nas, Hen­mai­di, Firman Hi­dayat, Afri­dian Wirahadi Ahmad, dr. Armen Ahmad, Jimmi Syah Putra Ginting, Wahyu Aswandi, dan Syuk­ron Novri.

Ketua panitia lokal Ra­kornas Dewan Dakwah Jimmi Syah Putra Ginting menambahkan, di dalam rangkaian acara tersebut akan dilakukan penanda­tanganan prasasti rumah kelahiran Dr. Mohammad Natsir,  Pahlawan Nasional yang lahir di Alahan Pan­jang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat dan juga salah seorang pendiri De­wan Dakwah.

Baca Juga  Bantuan Sembako dari LAZ, DPRD Harap Babinsa Kawal Pendistribusian

“Direncanakan akan ada penandatanganan pra­­­­sasti rumah kelahiran Ba­pak Mohammad Natsir oleh Bapak Gubernur Su­ma­tera Barat,” ungkapnya kepada Walikota Hendri Septa.

Walikota Padang Hendri Septa didampingi Kabag Kesra Fuji Astomi, me­nyambut baik rencana pe­laksanaan Rakornas dan Haflah 55 tahun Dewan Dakwah di Kota Padang. “Insya Allah saya akan hadir dan mendukung ke­giatan,” ujarnya.

Dalam kesempatan ter­sebut, Hendri Septa juga menyampaikan upaya Pemko Padang dalam me­nanggulangi penyakit ma­syarakat (pekat) di Kota Padang.  Pemko meminta dukungan bersama untuk pemberantasan LGBT dan pelecehan seksual, sehing­ga dapat ditanggulangi bersama.

Maraknya kasus pele­cehan seksual terhadap anak di bawah umur yang baru-baru ini meng­gem­parkan kota Padang, ditam­bah lagi kasus penyim­pangan seksual atau LGBT, membuat Hendri Septa geram.

Baca Juga  Andre: Gerindra Usung Kepala Daerah yang Tak Hobi ke Luar Negeri

Menurutnya, salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah melalui pendekatan agama yakni dengan mewajibkan siswa setingkat SD minimal hafal Al Quran 1 juz. Selain itu, siswa juga dilarang membawa HP ke sekolah. Larangan ini juga berlaku untuk siswa tingkat SMP.

“Mohon kiranya didu­kung agar kebijakan siswa Sekolah Dasar (SD) wajib hafal 1 juz Al Quran dan siswa tidak boleh mem­bawa HP ke sekolah”, ujar wako.

Senada dengan Wali­kota Padang, dr. Armen Ah­mad  menyarankan agar wako menerbitkan edaran kepada guru PAUD berupa kurikulum mem­perkenalkan tentang ang­gota tubuh peserta didik yang dilarang dipegang oleh siapapun dan cara jika ada yang memegangnya.

“Sebagai antisipasi dini, perlu juga kebijakan ada­nya tes HIV/AIDS sebagai syarat untuk menikah. Ini juga berperan dalam me­nekan tumbuhnya prilaku menyimpang LGBT,” ujar dr. Armen.

“Untuk mencegah sedi­ni mungkin pelecehan sek­sual maupun LGBT, perlu ada kebijakan agar seko­lah-se­kolah boarding school wajib memiliki kamar mandi ber­penyekat,” tambahnya. (r)