METRO SUMBAR

Akselerasi Smart City, Audy Joinaldy Hadiri Penandatangan MOU dan PKS Bersama BNI

0
×

Akselerasi Smart City, Audy Joinaldy Hadiri Penandatangan MOU dan PKS Bersama BNI

Sebarkan artikel ini
PENANDATANGAN MOU— Wagub Audy Joinaldy saksikan MoU dan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara lima kota dan satu kabupaten bersama Bank BNI di Auditorium Gubernuran, Senin (17/1).

PADANG, METRO–Kota pintar (smart city) merupakan sebuah konsep inovatif guna mengatasi berbagai persoalan seka­ligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dewasa ini, konsep Smart City semakin sering digunakan untuk mengembangkan wilayah perkotaan yang  membutuhkan mobilitas dinamis dan serba cepat dalam mengakselerasi kinerja perekonomian daerah.

Memberikan solusi yang terintegrasi dengan teknologi informasi dalam tata kelola Kota dan Kabupaten di Sumbar, Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy hadir langsung dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) dan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara lima kota dan satu kabupaten bersama Bank BNI di Auditorium Gubernuran, Senin (17/1).

Berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Su­ma­tera Barat, Kota Padang, Padang Panjang, Bu­kit­tinggi,­ Payakumbuh, Sa­wah­lunto dan Kabupaten Agam, MOU dan PKS bertajuk Sum­bar Madani to Digital BNI Smart City itu menghadirkan enam konsep utama Smart City di Sumbar. Yaitu smart people, smart government, smart infrastructure, smart environment, smart economy, dan smart society berikut dengan penyediaan QR code untuk pembayaran non tunai di berbagai merchant, mulai dari pedagang pasar hingga transportasi bendi.

Pada gelaran launching program Smart City tersebut, Audy Joinaldy menyampaikan, MOU ini seja­lan dengan arahan Presi­den Joko Widodo untuk me­lakukan percepatan dan perluasan digital di da­erah yang tertuang da­lam Ke­pres no. 3 tahun 2021 ten­tang satuan tugas PPDD. Selain itu, Hal ini juga merupakan implementasi dari program unggulan Sumbar Madani mengenai percepatan transformasi digital.

“Perkembangan tek­nologi jauh lebih cepat dari perkembangan apapun di dunia, kalau kita tidak catch up melakukan transformasi digital, kita pasti tertinggal,” ungkap Wagub.

Menurut Wagub, Pemprov maupun kabupaten kota di Sumbar saat ini telah mengambil langkah percepatan transformasi digital. Oleh karena itu, ia sangat mengapresiasi diselenggarakannya MOU an­tara BNI dengan kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Audy juga berharap  nantinya mampu mengcover digitalisasi di 13 kabupaten dan kota lainnya.

“Saya sangat meng­apresiasi MOU dan PKS antara BNI dan Kabupaten Kota di Sumbar, harapan Saya kerjasama ini akan berlanjut di seluruh Kabupaten Kota. Kita di Sumatera Barat membuka diri seluas-luasnya untuk ber­ko­laborasi dan bekerjasama mewujudkan Kesejah­te­raan masyarakat,” ujar Audy.

Sementara itu, Direktur Layanan Jaringan BNI, Ron­­n­y Venir mengatakan pi­haknya berkomitmen untuk mendukung secara pe­nuh Kabupaten dan Kota dalam setiap program-program Smart City yang dite­tap­kan.  Ia berharap agar MOU tak hanya sampai disini saja, tetapi menjadi langkah awal kerja nyata yang terus dikawal pelaksanaannya sampai pada lini yang paling bawah. “Mudah-mudahan MOU dan PKS ini bisa terimplementasi dengan baik, betul-betul kita kawal eksekusi nya hingga lini terba­wah.”

“Dengan adanya Smart City tentunya pemerintahan akan berlangsung lebih transparan, efisien dan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di masa yang akan datang,” ujar Ronny.

Hadir menandatangani MOU, Walikota Padang Hendri Septa, Walikota Bukittinggi Erman Safar, Wali­kota Padang Panjang Fadli Am­ran, Walikota Sawah­lun­to Deri Asta, Bupati Agam Andri Warman, Asisten III Kota Payakumbuh Amirul Dt. Karayiang.

Turut hadir pula menekan MOU pada gelaran launching, Deputi Bidang LatBang BKKBN Rizal Damanik, Direktur Pengelolaan Sampah KLHK Nov­ri­zal Tahar, serta Kepala Per­­wakilan OJK Sumbar Da­dang Arif Kusuma. (fan)