METRO PADANG

2021, PT Semen Padang Salurkan Dana Comdev Rp18,36 M

1
×

2021, PT Semen Padang Salurkan Dana Comdev Rp18,36 M

Sebarkan artikel ini
BANTUAN SEMBAKO— Penyerahan bantuan sembako dari PT Semen Padang untuk masyarakat dari rumah tangga miskin yang terdampak Covid-19 di Batu Gadang Padang, pada Agustus 2021 lalu.

INDARUNG, METRO–Selama tahun 2021, PT Semen Pa­dang telah merealisasikan dana Program Pengembangan Masyarakat (Com­munity Development/Comdev) kepada masyarakat di lingkungan perusahaan sebesar Rp18,36 miliar.

“Dana Comdev itu ka­mi salurkan melalui berbagai pilar kegiatan, seperti pilar sosial sebesar Rp9,57 miliar (52 persen), pilar ekonomi sebesar Rp4,95 miliar (27 persen), dan pilar lingkungan sebesar Rp 3,84 miliar (21 persen),” kata Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang Oktoweri, Senin (17/1).

Oktoweri menjelaskan, penyaluran dana Comdev merupakan wujud komitmen perusahaan terhadap lingkungan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), sebagai bentuk kontribusi PT Semen Padang pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yang berdasarkan triple bottom line yang diintegrasikan dengan ISO 26000 SR, serta berdasarkan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami menyadari bahwa perusahaan ini harus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat ling­kungan. Karena kami meyakini bahwa hubungan harmonis antara perusahaan dengan masyarakat lingku­ngan adalah salah satu faktor yang  mempengaruhi kinerja dan dapat meningkatkan daya saing perusahaan,” ujarnya.

Terkait dana Comdev yang disalurkan PT Semen Padang, Oktoweri merinci, untuk pilar sosial direalisasikan dalam bentuk program pemberian beasiswa berprestasi kepada hampir seribu pelajar tingkat SD hingga Perguruan Tinggi, termasuk atlet berprestasi.

Baca Juga  Tim Baharkam Polri Kunjungi Posko Terpadu PPKM di Kelurahan Mato Aia, Kecamatan Padang Selatan

Perusahaan, sebut Oktoweri, juga menyediakan sekolah gratis untuk anak yang berasal dari keluarga kurang mampu di sekitar perusahaan, yakni SD Bus­tanul Ulum di Batu Busuk, Kecamatan Pauh, dan MTs Lubuk Kilangan di Inda­rung, Kecamatan Lubuk Kilangan.

Perusahaan juga ber­kontribusi dalam penyediaan sarana dan prasarana keagamaan untuk masya­rakat lingkungan perusahaan. “Pada tahun ini kami membangun dua masjid di lingkungan perusahaan, yakni Masjid Ban­cah di Kelurahan Limau Manis Selatan, dan Masjid Jabal Tur di kawasan Bukit Putus, Pa­dang,” beber Oktoweri.

PT Semen Padang, lanjutnya, juga memiliki Tim Reaksi Cepat (TRC) yang selalu terdepan dalam membantu masyarakat ling­kungan yang ditimpa bencana alam. “Ini sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap korban bencana me­ngingat Sumbar sebagai salah satu daerah yang rawan bencana,” ujarnya.

Sementara itu, alokasi dana Comdev PT Semen Padang melalui pilar eko­nomi salah satunya disalurkan melalui Forum Nagari yang dibentuk sebagai lem­baga representatif masya­ra­kat dalam pelaksanaan program pemberdayaan di kelurahan di area ring 1 perusahaan. “Kegiatan ini bertujuan untuk peningkatan perekonomian masya­rakat (rumah tangga miskin),” ulasnya.

Baca Juga  6 Pak Ogah, Pengamen, Pengemis, Anjal Terjaring Razia di Kota Padang

Sedangkan melalui pilar lingkungan, PT Semen Pa­dang mengalokasikan anggaran Comdev pada tahun 2021 dengan memanfaatkan hutan menjadi lahan produktif untuk pelestarian lingkungan dan peningkatan perekonomian masya­rakat. “Sebanyak ku­rang lebih 20 KK petani Limau Manis Selatan diberdayakan melalui Program Kemasyarakatan Sikayan Balumuik,” terang Oktoweri.

Para petani itu, katanya melanjutkan, juga meng­garap lahan seluas 300 ha dengan melakukan penanaman dengan sistem agroforestery. Beberapa komoditi utama yang ditanam antara lain, kopi dan karet untuk tanaman pertanian, durian, manggis, mahoni, dan surian untuk tanaman hutan.

“PT Semen Padang be­kerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bung Hatta (UBH) juga melakukan introduksi plasma nuftah ikan bilih dengan tujuan untuk memberi ruang hidup baru ikan bilih di habitat baru di taman kehati PT Semen Padang,” pungkas Oktoweri. (ren/rel)