PADANG, METRO – Pelaksanaan Upacara Tabur Bunga dalam rangka memperingati hari pahlawan menggunakan KRI Kala Hitam-828 di Perairan Teluk Bayur Sumatera Barat, Sabtu (10/11).
Upacara tabur bunga dipimpin langsung Komandan Lantamal II Laksamana Pertama TNI Agus Sulaeman, M.Sc. dan selaku Komandan Upacara adalah Mayor Laut (P) Julizar yang sehari-hari menjabat sebagai Palaksa Komandan Denma Lantamal II Padang.
Tabur Bunga yang dilaksanakan di Geladak KRI Kala Hitam-828 ini cukup hikmat dengan pasukan upacara terdiri dari 1 Regu Korsik, 1 Regu Pama, 1 Regu Polairud, 1 Regu TNI AU, 1 Regu Yon 33, 1 Regu ASN Lantamal II, perwakilan TNI AD, Perwakilan Lanud, Perwakilan Polda Sumbar dan Ibu ibu Jalasenastri Korcab II Daerah Jalasenastri Armada 1.
“Bentuk penghormatan kita sebagai bangsa yang merdeka kepada para pahalawan yang telah gugur demi merebut kemerdekaan. Lanatamal II mewujudkannya dengan melakukan tabur bunga,” ujar Agus Sulaeman.
Dikatakan Agus Sulaeman, seperti yang dikatakan wakil Presiden Jusuf Kalla memiliki pandangan tersendiri soal makna hari pahlawan. Ada perbedaan cukup mendasar mengartikan pahlawan masa lalu dengan masa kini. Jika di masa lalu makna kepahlawanan berarti angkat senjata, mengusir penjajah, dan bangsa Indonesia merdeka.
Berbeda kini, yang disebut pahlawan adalah orang yang dapat memajukan bangsa. Kepahlawanan hari ini tentu berbeda dengan masa lalu. Kepahlawan masa lalu adalah membebaskan bangsa ini dari penjajahan, kepahlawanan pada dewasa ini adalah memajukan bangsa ini. “Meningkatkan kecerdasan pendidikan, meningkatkan kemakmuran, meningkatan kemakmuran, meningkatkan keadilan, itulah pahlawan dewasa ini,” ujarnya..
Pejabat yang hadir dalam upacara tabur bunga antara lain Komandan Lantamal II, Laksamana Pertama TNI Agus Sulaeman, M.Sc, Danrem 032/WRB Brigjen TNI Mirza Agus, S.I.P, Irwasda Polda Sumbar, Kombes Pol Kasihan Rahmadi, Forkopimda Padang, Para Asisten Komandan Lantamal II serta Kasatker Lantamal II. (ped)





