METRO PESISIR

Peringati Pertempuran Laut Aru, Endra Sulistiyono Tabur Bunga di Tengah Laut

0
×

Peringati Pertempuran Laut Aru, Endra Sulistiyono Tabur Bunga di Tengah Laut

Sebarkan artikel ini
TABUR BUNGA—Danlantamal II, Laksamana Pertama TNI Endra Sulistiyono, S.E., M.M. tabur bunga di atas kapal Sinyaru di perairan Kota Padang.

PADANG, METRO–Memperingati pertempuran laut Aru yang terjadi pada Sabtu (15/1) 1962 Lantamal II Padang me­ngadakan ziarah dan tabur bunga di laut. Ziarah rombongan diadakan di taman makam pahlawan kota Pa­riaman pada Jumat, 14 Ja­n­uari 2022. Sedangkan ta­bur bunga di laut diadakan di Perairan Teluk Bayur, Padang. Sabtu (15/1`).

Selaku ketua rombongan ziarah dan inspektur upacara, Komandan Lantamal II, Laksamana Pertama TNI Endra Sulistiyono, S.E., M.M. Hadir dalam ziarah, Wali Kota Pariaman, Dr. Genius Umar dan forkopimda Kota Pariaman, Wa­dan Lantamal II, Kolonel Marinir FJH. Pardosi, M.M., M.H., para Asisten, Kasatker dan Prajurit serta PNS Lantamal II.

Baca Juga  308 Peserta Ikuti Tes SKB

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono dalam amanatnya yang dibacakan Inspektur upacara di atas KAL Sinyaru menyampaikan,  bahwa Peringatan Hari Dharma Samudera Tahun 2022 kita gunakan sebagai momentum untuk me­nge­nang kepahlawanan pe­juang-pejuang samudera yang telah mendharma bhaktikan hidupnya demi kejayaan bangsa dan negara.

“Momentum peringatan Hari Dharma Samu­dera kali ini kiranya me­macu kita untuk menghayati, meresapi dan meneladani nilai-nilai patriotisme, heroisme serta ke­pemimpinan yang telah diwariskan oleh para pejuang-pejuang samudera da­lam pengabdiannya kepada bangsa dan negara tercinta,” ujarnya.

Baca Juga  Sebagai Sarana Edukasi Kalangan Pelajar, Perpustakaan Semakin Diminati

“Selaras dengan semangat Jalesveva Jaya­mahe, Justru di Laut Kita Jaya, saya berharap agar setiap peringatan Hari Dharma Samudera dapat menginspirasi bangsa Indonesia untuk terus membangun dan membangkitkan kembali kejayaan sebagai bangsa pelaut, bangsa yang irama nafasnya seiring dengan irama ge­lombang samudera,” tuturnya. (ped)