AGAM/BUKITTINGGI

Komisi II DPRD Agam, Sidak SPBU dan Bangunan Pasar Batu Kambing

0
×

Komisi II DPRD Agam, Sidak SPBU dan Bangunan Pasar Batu Kambing

Sebarkan artikel ini

AGAM,METRO–Mengawali tahun 2022, anggota Komisi II DPRD Agam melaksanakan kunjungan ke SPBU yang berada di pusat kota di  Lubukbasung,  Kamis (13/1). Hal tersebut dilakukan berkaitan masalah kelangkaan  BBM di Daerah Lubuk Basung dan permasalahan Pembangunan Pasar Batu kambing di Kecamatan Am­pek Nagari.

Kunjungan tersebut ter­diri dari satu Rombongan Komisi II DPRD Agam diantaranya, Rizki Abdillah  Fadhal SP, Noveri Edios dan Joni Putra Dt Bintaro Hitam dan didampingi dari sekretariat DPRD.

Selanjutnya dalam sidak pertama tersebut Komisi II yang mengunjungi SPBU Lubuk Basung langsung diterima Manager  SPBU Surabayo Lubuk Basung Fadhil Ilham. Turut didampingi dari Kabid Perdagangan Dinas Koperindag Kabupaten Agam, Nelfia Fauzana.

Beberapa pertanyaan dari anggota Komisi II me­ngenai kelangkaan BBM yang mengakibatkan antri panjang masyarakat dalam pembelian BBM dan sering kosongnya ketersediaan BBM di SPBU Surabayo Lubuk Basung. “Sudah sebulan ini BBM macet dan banyaknya pengaduan dari masyarakat. Kenapa de­mikian BBM datang pada malam hari dan siangnya sudah habis,” ucap Rizki Abdillah Fadhal, Ketua Komisi II DPRD Agam beserta Anggota Noveri Edios.

“Karena BBM solar yang disubsidi datang ke sini diatur sebanyak 8 kl, pertalite 24 kl, pertamax 16 kl sempat putus dan macet kami mendatangkan BBM tersebut dari Dumai,” jawab Manager SPBU Fadli Ilham.

 “Apakah ada unsur kesengajaan atau memang trik dari pihak manajemen dari  SPBU, sehingga sampai antri dan cepat habis membuat masyarakat resah terhadap ini, apa pe­nyebabnya?,” Ucap Joni Putra dan Noveri Edios.

 “Kami dari Dinas Koperindag sudah menyoroti pihak SPBU siapa saja yang berhak membeli BBM, termasuk pembeli jeriken tetapi ada pembagiannya yang harus di tindak lanjuti,” kata Nelfia.

Komisi II DPRD Agam berharap solusi dari pihak SPBU terhadap Manajemen BBM supaya tidak cepat habis dan tutup setiap harinya agar masyarakat tidak merasa resah terhadap kebutuhan BBM untuk kegiatan bekerja di siang hari maupun malam hari dan tidak terjadi kesalahpahaman terhadap masyarakat dengan pihak SPBU karena kehabisan solar di SPBU cepat habis tetapi di kios-kios terdekat banyak menjual solar derigen ini yang sering terjadi sebab kebutuhan solar tinggi untuk masyarakat, Sopir-sopir truck maupun sopir-sopir Pemkab Agam.

Menindaklanjuti kunjungan dari Lubuk Basung rombongan Komisi II terus melihat pembangunan  sarana Pasar Batu Kambing di Kecamatan Ampek Nagari, dengan didampingi dari Kabid Pasar Dinas Koperindag, Riza Oktaviendi dan turut serta dari Sekcam dan Kasi-kasi di Kecamatan Ampek Nagari dan Wali Nagari Batu Kambing.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Agam meninjau dan melihat kondisi bangunnan Pasar yang berdiri 2 lantai. Di mana kondisi bangunan tersebut masih terbengkalai dan belum selesai pengerjaannya.

Pembangunan  yang berdiri 2 lantai tetapi pe­ngerjaannya baru terselasaikan 81,6 persen  dan kini  pembangunan tersebut terhentikan. Sehingga Wali Nagari Batu Kambing Mengambil Keputusan serta Menindaklanjuti kebijakan Pemberhentian pembangunan tersebut.

“Kami dari wali nagari meminta bantuan kepada anggota dewan Komisi II untuk menindak lanjuti kebijakan ini, sehingga eko­nomi masyarakat dalam jual beli di pasar ini menjadi meningkat,” ujar walinagari.

Untuk menindak lanjuti kebijakan ini tentu perlu juga kesadaran masya­rakat akan konsumsifitas terhadap belanja online agar meningkatkan ekono­mi di pasar tradisonal ter­sebut tentu sama sama berusaha akan kebijakan ini agar menjadi lebih baik dan pe­rekonomian masya­rakat jauh lebih me­ningkat sehingga perputaran uang ma­syarakat tetap terjaga di pasar tradisional ini. (pry)