METRO PADANG

BPBD Kota Padang Bangun GSG Senilai Rp1,3 M, Barlius: Penyimpanan Peralatan Keselamatan dan Mobil Operasional

0
×

BPBD Kota Padang Bangun GSG Senilai Rp1,3 M, Barlius: Penyimpanan Peralatan Keselamatan dan Mobil Operasional

Sebarkan artikel ini
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang Barlius

BY PASS, METRO–Badan Penanggula­ngan Bencana Daerah (BP­BD) Kota Padang meng­anggarkan pembangunan gedung serba guna (GSG)  di kawasan Aia Pacah se­besar Rp1,3 miliar. Aula GSG ini nantinya diren­canakan untuk gudang pe­nyimpan peralatan milik BPBD dan beberapa unit kendaraan.

“Di kantor yang seka­rang dipakai, peralatan kita sudah tidak muat lagi disimpan. Apalagi barangnya besar seperti perahu, tenda dan lainnya. Saat ini sebagian peralatan disimpan di depan kantor dan kondisinya terbuka lepas. Jika dibiarkan saja, alat akan rusak dan tak terawat jadinya,” Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang Barlius, Senin (10/1).

Tak hanya itu kenda­raan operasional BPBD terparkir di luar tanpa ditutup pagar serta sempit. Apabila nanti GSG selesai tentu semua peralatan disimpan di gedung baru tersebut.

“Kita saat sekarang masih menyusun perencanaan pembangunannya,” ujar mantan Kadisdik Padang ini.

Selain itu, BPBD Padang juga telah usulkan ke Pemko Padang pembelian kendaraan rescue, mobil operasional. Hal ini dalam rangka memudahkan personel bekerja dan memaksimalkan penyelamatan warga saat bencana datang.

“Kendaraan yang ada sekarang kondisinya sudah tua dan kapasitas kecil,” paparnya.

Dijelaskan, anggaran untuk mobil rescue sekitar Rp2 miliar, sedangkan mobil operasional Rp400 juta. Tak hanya itu, BPBD Pa­dang akan membuat aplikasi patriot net. Aplikasi ini akan disegerakan pengaktifannya.

“Manfaat dari aplikasi itu untuk yakni dapat mendeteksi pohon tumbang, banjir, tanah longsor dan lainnya. Jadi dengan adanya aplikasi itu apapun dan dimanapun bencana alam terjadi dapat terbaca cepat dan memudahkan BPBD bergerak melakukan pe­nye­lamatan,” ulas Barlius.

Ia meminta dukungan semua pihak terkait program kerja yang akan dilaksanakan di 2022 ini. Termasuk Komisi IV DPRD Padang selaku mitra.

Soal bencana yang akan datang nanti, BPBD Padang mengimbau warga tidak panik dalam menghadapinya dan saling koordinasi dengan semua pihak. Agar kerugian besar tidak dialami dan keselamatan warga tetap menjadi yang utama.

“Kita dengan peralatan yang ada bersama personel standby selalu dan siap bergerak sebelum korban berjatuhan ketika bencana datang,” pungkasnya. (ade)